Pembangunan Pondok Pesantren Cendekia Di Banyumas

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (disingkat Dewan Da’wah) didirikan pada 26 Februari 1967. Para pendirinya adalah tokoh-tokoh Islam terkemuka di Indonesia, yang juga para pendiri bangsa (founding fathers), seperti  Mohammad Natsir (Perdana Menteri pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia). Dalam usianya yang ke-54 tahun Dewan Da’wah telah memiliki perwakilan di 32 provinsi dan lebih dari 200 kabupaten/kota di Indonesia, dengan kantor pusat di Jalan Kramat Raya Nomor 45  Jakarta. 

"Dewan Da'wah mengokohkan diri sebagai lembaga yang bergerak di bidang dakwah dan pendidikan di Indonesia, dengan mengutamakan 3 poros dakwah yaitu Masjid, Pesantren, dan Kampus," ungkap Humas Dewan Da'wah Banyumas Ir.H.Alief Einstein,M.Hum.

1. Peletakan Batu Pertama

Sesuai program dan cita-cita, Dewan Da'wah Banyumas ingin memiliki Gedung Pondok Pesantren Cendekia. Diawali dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pondok Pesantren Cendekia pada hari Selasa (19/10/2021) di Kompleks Masjid Dewan Da'wah Banyumas, Jalan Pelajar Imam, Gang Kenanga Rt.08/04 Desa Pamijen, Sokaraja - Kab.Banyumas (Timur RS.Margono, Purwokerto)

Dalam wawancara jarak jauh, Ketua Umum Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia Dr.H.Adian Husaini,M.Si. mengatakan bahwa InsyaAllah PP Cendekia Dewan Da'wah Banyumas akan menjadi pusat kaderisasi dan dakwah yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan umat dan bangsa. 

"Semoga kita bisa memberikan dukungan dan doa semaksimal mungkin," harapnya.

Sementara itu Ketua Umum Dewan Da'wah Banyumas Prof.Dr.Abdul Basit,M.Ag. menjelaskan bahwa Pembangunan Pondok Pesantren Cendekia merupakan salah satu agenda Dewan Da'wah yang memfokuskan dakwahnya pada masjid pesantren, dan kampus. Selain itu kata Abdul Basit, untuk menjaga amanah umat yang telah menyalurkan dananya. 

Prof.Dr.Abdul Basit,M.Ag yang juga Dekan Fakultas Dakwah UIN Prof.KH.Saifuddin Zuhri Purwokerto ini berharap peletakan batu pertama tersebut sebagai langkah maju untuk progress pembangunan pondok yang dicita citakan.

Ketua Pembangunan Pondok Pesantren Cendekia, Purwokerto Dr.Berlilana,M.Kom,M.Si. yang juga Rektor Universitas AMIKOM, Purwokerto mengatakan, Pembangunan Pondok Pesantren Cendekia sebagai wujud Program Kegiatan Dewan Da'wah Banyumas, diantaranya untuk membina mahasiswa di beberapa perguruan tinggi yang ada di Kab.Banyumas seperti Unsoed, UIN Prof.KH.Saifuddin Zuhri, Universitas AMIKOM, UMP, dan lain-lain.

2. Pondok Pesantren Cendekia

Mudirul Am (Direktur) Pondok Pesantren Cendekia Ustadz M.Syahid Asgar Al Hafidz memaparkan bahwa cikal bakal dan embrio Ponpes Cendekia dimulai pada pertengahan tahun 2010. Diawali oleh beberapa warga yang mengaji di Masjid Dewan Da'wah dengan halaqah Tahfidz dan tahsin Al-Qur'an. Dilanjutkan dengan adanya kelompok pengajian yang lebih besar, diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Purwokerto. 

Jamaah pengajian didominasi oleh remaja sekitar masjid dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsoed. Melihat semangat dan giroh para pemuda-pemudi, Pendiri Ponpes Cendekia berinisiasi untuk menyediakan tempat tinggal /Pondok Pesantren disekitar masjid Dewan Da'wah. Sedangkan untuk Ijin Ponpes Cendekia sendiri dikeluarkan pada tahun 2016. 

Sampai hari ini Ponpes Cendekia yang diasuh oleh Ustadz M.Syahid Asgar Al Hafidz, melahirkan banyak para pemuda pemudi yang mahir dalam Ilmu Al-Qur'an selain mumpuni dalam bidang akademiknya. Salah satu diantaranya Najmi Zain yang juga mahasiswa Fakultas kedokteran Unsoed yang hafal Al-Qur'an 30 juz. Rata rata hafalan santri dari 3 juz sampai 5 juz Al-Qur'an, paling sedikit hafal 1 juz. Para santri Ponpes Cendekia berasal dari Jakarta, Bekasi, bahkan ada dari Sumatera dan Sulawesi. (hen)

redaksi

No comment

Leave a Response