Para Menhan NATO Gelar Pertemuan di Suriah

 

Matamatanews.com, SURIAH—Kamis (24/10/2019) kemarin, para Menteri Pertahanan anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO (North Atlantic Treaty Organization) mengadakan pertemuan membahas berbagai masalah, termasuk situasi di timur laut Suriah, kata sekretaris Jenderal, Jenderal jens Stoltenberg seperti dilansir Al Mugtama  magazine.

"Ada pandangan yang berbeda di antara sekutu, dan kami melakukan diskusi yang jujur ​​dan terbuka tetapi kami fokus pada jalan ke depan," kata Stoltenberg kepada wartawan sehari setelahpertemuan di Brussels.Dalam sepekan terakhir, Stoltenberg mengatakan bahwa angka kekerasan berkurang secara signifikan terutama di Suriah utara.

"Kami sepakat bahwa kami harus membangun ini untuk membuat kemajuan dalam upaya kami untuk menemukan solusi politik untuk konflik di Suriah dan kami sepenuhnya mendukung upaya yang dipimpin PBB untuk mencapai solusi politik," tambahnya.

Turki meluncurkan Operation Peace Spring, yang ketiga dari serangkaian operasi anti-teror lintas-perbatasan di Suriah utara yang menargetkan para teroris yang berafiliasi dengan Daesh (ISIS)  cabang Suriah PKK, YPG, pada 9 Oktober pukul 4 sore.

Pada  Selasa lalu, ada 10 poin kesepakatan antara Turki dan Rusia untuk menciptakan zona aman bebas teror di Suriah utara, dan mereka berkomitmen terhadap kesatuan politik dan integritas wilayah Suriah.Perjanjian tersebut menyebutkan, bahwa teroris PKK/YPG diminta mundur sejauh 30 kilometer (18,6 mil) dari perbatasan Turki dalam waktu 150 jam dan pasukan keamanan Turki-Rusia akan melakukan patroli bersama disana.

Disela sela pertemuan di Brussels, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar bertemu dengan Menteri Keamanan Inggris Ben Wallace. Para menteri membahas keamanan, hubungan bilateral dan kerja sama industri pertahanan.

Akar juga bertemu dengan mitranya dari Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer. Mereka bertukar pandangan tentang pertahanan dan keamanan.Pertemuan para menteri pertahanan ini berakhir pada Jumat (25/10/2019) hari ini.(bar)

redaksi

No comment

Leave a Response