Pakistan Tahan 150 Orang Terkait Demo Penistaan Agama

 

Matamatanews.com, ISLAMABAD – Sebanyak 150 aktivis Muslim di tahan oleh pihak kepolisian Pakistan saat melakukan unjuk rasa di Lahore. Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan untuk mendukung penerapan Undang-Undang penistaan agama.

Seperti yang dilansir Reuters, Wakil Inspektur Jenderal Kepolisian Lahore, Haider Ashraf mengatakan, “Para aktivis telah melempari polsi dengan batu, kami menahan 150 orang”. Ia menambahkan, unjuk rasa tersebut dilakukan untuk memperingati kematian Gubernur Lahore Salmaan Taseer. Salmaan meninggal akibat dibunuh oleh pengawal pribadinya akibat menyerukan penghapusan Undang-Undang penistaan agama.

Sementara itu, Mumtaz Qardi yang menjadi pengawalnya telah di eksekusi mati pada Februari oleh pemerintah Pakistan. Kemudian putra dari Salmaan yakni Shaan Tasser terus menyuarakan penghapusan Undang-Undang penistaan agama.

Undang-Undang penistaan agama itu sendiri sudah menjadi perdebatan antara gerakan islam garis keras dan kaum liberal di Pakistan. Lebih dari 100 orang setiap tahunnya di tahan akibat tuduhan penistaan agama. Sejak tahun 1990, setidaknya 65 orang tewas akibat tuduhan penistaan agama. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response