Paduan Suara Mahasiswa Gita Buana Soedirman Raih 2 Medali Di Taipei

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO—Koordinator Sistem Informasi Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum. mengungkapkan prestasi membanggakan tingkat internasional kembali dipersembahkan oleh Paduan Suara Mahasiswa Gita Buana Soedirman (PSM GBS) menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia yang berhasil memboyong 2 (dua) medali di ajang TICC (Taipei International Choral Competition) yang diselenggarakan di Soochow University, Taipei pada tanggal 31 Juli 2019 sampai 2 Agustus 2019.

"PSM GBS mengikuti dua kategori Mixed Choir Category, dan Ethnic/Traditional Music Category. GBS  meraih Silver Award pada Mixed Choir Category dengan skor 82,75, dan Gold Award pada Ethnic/Traditional Music Category dengan skor 86,63, " ungkapnya.

Dalam perbincangan dengan Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (KAUNSOED) Haiban Hadjid, dirinya menyambut gembira dengan prestasi yang diraih adik-adik yang tergabung dalam PSM GBS pada ajang TICC. 

"Selamat atas pencapaian prestasi yang mendunia ini. Kepada semua pihak yang terlibat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga prestasi membanggakan ini bisa memicu dan memacu prestasi di bidang lainnya, dengan ruang lingkup yang lebih tinggi, " kata Haiban Hadjid.

John Markus Pardede selaku Conductor mengatakan bahwa pada kompetisi ini PSM GBS memberangkatkan satu tim penyanyi yang disebut “Dream Team”. 

“Dream Team terdiri dari 41 orang, meliputi tim penyanyi, official team, pelatih, dan pembina. Untuk meraih prestasi tersebut GBS harus bersaing dengan tim-tim terbaik dari beberapa negara lain yaitu Taiwan, Korea, China, Polandia, Macau, dan Philipina, " ungkapnya.

John menambahkan persiapan mengikuti lomba telah dilakukan selama 6 (enam) bulan. Dari bulan Januari mengadakan audisi tim penyanyi dan bulan Februari mulai latihan.Pembina PSM GBS Dra. Sotyania Wardhiana M.Kes mengatakan, dengan dukungan dari Universitas dan civitas akademika yang berupa restu dan dana serta donatur dari para alumni, baik alumni paduan suara dan alumni Unsoed dan dukungan dari Bapak Sadewo Tri Lastiono selaku Wakil Bupati Banyumas, sehingga PSM GBS bisa mewujudkan impian mengikuti kompetisi tersebut. 

“Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak, semoga dengan prestasi yang kami raih saat ini dapat mendorong kami untuk lebih membanggakan Almamater Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dan Indonesia, "ungkapnya.

Prestasi ini bukanlah yang pertama kali untuk PSM GBS. Pada tahun 2016 berhasil memboyong dua medali perak dari ajang Singapore International Choral Festival. Kemudian pada tahun 2017 di ajang Kompetisi 10th International Choir Festival Grand Prix Thailand, GBS juga berhasil membawa 1 medali emas dan 1 perak. Di ajang tersebut GBS juga masuk ke dalam Top 3 Absolute Winner (Grand Final). Di Tahun 2018 GBS juga meriah 1 emas dan 1 perak di ajang 7th Bali International Choir Festival.

Alief Einstein menambahkan, PSM GBS Unsoed merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), yang menjadi sarana yang sangat tepat bagi mahasiswa-mahasiswi yang ingin menyalurkan aspirasinya di bidang olah vokal paduan suara. 

"PSM GBS juga berperan dalam upaya melestarikan lagu-lagu daerah dan nasional karya para seniman besar Indonesia dengan cara menyanyikannya dalam berbagai kegiatan, baik acara–acara protokoler di lingkungan universitas, maupun acara-acara di luar lingkungan universitas, " pungkas Einstein.*(hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response