(P3T) LPPM Unsoed Gelar Diskusi Daring "Peternakan Sapi Potong Yang Menguntungkan Dan Berkelanjutan"

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO - Pusat Pengembangan dan PenerapanTeknologi (P3T) LPPM Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menggelar diskusi daring bertema "Model Peternakan Sapi Potong TerintegrasiYang Menguntungjan Dan Berkelanjutan".  

"Diskusi daring diselenggarakan hari  Selasa, 07 Juli 2020 mulai pukul 10.00 sampai dengan 12.00 WIB, "ungkap Humas Dies ke-54 Fapet Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum.

Menurut koordinator P3T, Dr. Santi Dwi Astuti, diangkatnya tema peternakan sapi potong dalam diskusi kali ini karena permintaan dari masyarakat dan mitra pemerintah kabupaten. Tambahnya, usaha sapi potong, khususnya penggemukan, yang diintegrasikan dengan pertanian tanaman pangan dapat memberikan keuntungan bagi peternak, sekaligus ramah lingkungan.

 Diskusi daring terbuka untuk umum dan gratis melalui aplikasi Zoom, dengan menghadirkan dua narasumber, diantaranya alumni S3 Faculty of Agriculture,  Georg August University, Goettingen, Germany Dr.sc.agr. Ir. Muhamad Bata,MS. yang juga pemilik Bata Farm sekaligus dosen Fakultas Peternakan (Fapet) Unsoed. Bata Farm sendiri belokasi di Desa Datar, Kecamatan Sumbang, Kab.Banyumas.

Narasumber kedua adalah Rahmat, SPT. pemilik Lembu Sari Farm yang berlokasi di Desa Gandrungmangu, Cilacap.

Kedua orang narasumber tersebut merupakan pemilik peternakan sapi potong terintegrasi, yang menggabungkan antara peternakan, pabrik pakan, pertanian padi serta hortikultura. Diskusi daring akan dipandu  oleh Dr. Juni Sumarmono dan dibuka oleh Ketua LPPM Unsoed, Prof.Dr. Rifda Naufalin. (hen/berbagai sumber)

 

 

redaksi

No comment

Leave a Response