Organda Kota Makassar dan Apetasi Sulsel Tolak Taksi Online

 

Matamatanews.com,MAKASSAR—Rencana kehadiran Taksi OnLine (Uber dan Grab) di Kota Makassar sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan Moda Transportasi masyarakat tampaknya tidak berjalan mulus. Kehadiran moda transportasi berbasis Aplikasi Online ini akan berdampak terhadap taksi-taksi yang lebih dahulu beroperasi dengan menggunakan sistem argo. Demikian disampaikan Ketua Organda Kota Makassar,Sainal Abidin.

“Taksi Applikasi OnLine Uber dan Grab harus memiliki Badan Hukum Nasional Indonesia, Izin Penyelenggara, Uji Keur Kendaraan, Mempunyai Plat Tanda Khusus dari Kepolisian, dan Atas Nama di STNK tidak lagi perorangan tetapi berbadan hukum (PT, Koperasi, BUMN, BUMD) serta menyiapkan persyaratan tekhnis seperti Izin Usaha Angkutan, Izin Prinsip, Izin Operasional Lima Tahun, Tempat Pemeliharaan (Pool) Kendaraan, Tempat Perbaikan Kendaraan (Bengkel). Kedua Taksi Applikasi OnLine tersebut perlu memiliki hal-hal tersebut sebelum melakukan operasi di Kota Makassar,” tegasnya.

Lebih lanjut Sainal Abidin, mengatakan bahwa saat ini yang terpenting dan perlu segera dilakukan Pemerintah Kota Makassar melalui dinas terkait adalah melakukan pembenahan moda transportasi angkutan umum, regulasi,dan infrastruktur jalan. Sehingga kendala-kendala tekhnis dilapangan tidak lagi terjadi,selain itu harus dilakukan kajian sebelum memberikan izin operasi kepada para pengusaha Moda Transportasi yang akan berinvetasi di Kota Makassar.

Hal senada juga disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Taksi ( Asosiasi Pengusaha Taksi) Sulawesi Selatan H.Burhanuddin. Ia bersama sejumlah pengusaha taksi di Kota Makassar melakukan aksi damai menolak beroperasinya taksi Uber dan Grab berbasis Aplikasi Online sebelum mereka memiliki izin serta dokumen operasional pendukung lainnya. Dengan tegas ia menolak kehadiran kedua moda transportasi tersebut di Kota Makassar,karena selain belum mengantongi seluruh persyaratan yang dibutuhkan,juga akan mematikan pengusaha taksi reguler berbasis argo di Kota Makassar. (Adham Remba)

sam

No comment

Leave a Response