Muslim Uighur Dilarang Memelihara Jenggot Dan Menggunakan Cadar

 

Matamatanews.com, XINJIANG – Cina mengumumkan tindakan keras terhadap 15 jenis prilaku yang berhubungan dengan ekstremisme agama. Salah satunya melarang memelihara jenggot dan menggunakan hijab di tempat umum di provinsi Xinjiang, Cina.

Cina menganggap larangan tersebut sebagai upaya untuk mencegah dan melawan tindakan ekstremisme dan juga radikalisme. Pemerintah Cina mengatakan akan melakukan kampanye untuk melawan para ekstrimis yang berada di Xinjiang.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Cina bersitegang dengan penduduk yang berada di wilayah Xianjiang. Wilayah tersebut merupakan tempat tinggal bagi Muslim Uighur, pemerintah Cina menganggap bahwa Muslim Uighur merupakan ekstrimis-ekstrimis yang patuh diwaspadai.

Pada tahun 2014 silam, terjadi bentrokan antara pasukan keamanan dengan penduduk setempat yang menewaskan ratusan orang. Selain itu, pada tahun 2015 pemerintah setempat menawarkan hadiah bagi orang-orang yang memberitahukan tetangga mereka yang memelihara jenggot.

Pada tahun 2015, legislator di Xinjiang menyetujui larangan untuk wanita agar tidak mengenakan burqa di tempat umum. Kemudian pemerintah membuat kebijakan baru dengan nama “Proyek Beauty” yang mengharuskan wanita untuk tidak menggunakan cadar atau jilbab. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response