Muhammad Bilal Asshorgiri, Mahasiswa Peduli "Lawan Kanker"

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Saat ini sosial media menjadi sarana untuk bersosialisasi yang memungkinkan manusia saling berinteraksi. Melalui media sosial kita dapat memanfaatkannya untuk hal hal yang produktif. Hal tersebut disampaikan oleh Ir.Alief Einstein,M.Hum, dosen sekaligus Koordinator Sistem Informasi Unsoed kepada awak media. Dalam moment memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh hari Kamis 20 Mei 2021, pria kelahiran Jakarta 62 tahun yang lalu ini iseng iseng membuka salah satu media sosial di Jakarta, dan dirinya mendapatkan poster/flayer "MBEC Caring". 

Adalah Muhammad Bilal Asshogiri atau sehari hari disapa Bilal, merupakan Mahasiswa Program Studi Public Relations Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Jakarta sebagai penanggung jawab MBEC Caring. Program ini mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa Universitas Mercu Buana Jakarta tempat Bilal menempuh studi, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Himbauan yang disuarakan MBEC Caring di antaranya : "Let's defeat cancer together" (Mari bersama-sama kita kalahkan kanker), "Come on fighting with the Yellow Ribbon Children. Help and fulfill their rights as children by improving their quality of life" (Ayo bersama-sama melawan kanker dengan anak-anak Yayasan Pita Kuning. Bantu mereka meraih mimpi dan haknya sebagai anak-anak dengan meningkatkan kesejahteraan mereka)".

Dengan kemampuan menguasai dua bahasa Jepang dan Inggris, Bilal dapat membuka akses informasi dan komunikasi dunia internasional. Saat ini Bilal menjabat sebagai Presiden Mercu Buana English Club (MBEC) sebuah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) MBEC. Sebagai presiden dia bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan yang mengatasnamakan MBEC, seperti English Weekly Class, LTP, English Event, MBEC Caring, dan lain-lain.

Salah satu kegiatan MBEC Caring sebagai bentuk aplikasi tridharma perguruan tinggi berupa penggalangan dana serta pemberian edukasi kepada anak-anak pengidap kanker yang berada di bawah Yayasan Pita Kuning. 

Pengumpulan dana dilaksanakan secara daring melalui akun media sosial Instagram (@mbec_club) bekerja sama dengan beberapa pihak media dilaksanakan mulai tanggal 4 Mei 2021 sampai 20 Mei 2021. Dana tersebut dikirimkan ke Yayasan Pita Kuning pada Jum'at 21 Mei 2021 lalu.

Yayasan Pita Kuning saat ini membantu dan mendukung 28 anak yang berusia 3-17 tahun. Hampir seluruh anak-anak yang mengidap kanker harus putus sekolah dikarenakan kondisi tubuh mereka yang tidak memungkinkan dan kewajiban mereka untuk melakukan pemeriksaan, kontrol, dan berobat di rumah sakit. Untuk itu, MBEC bekerja sama dengan Yayasan Pita Kuning melakukan kegiatan edukasi yang rencananya akan dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Kegiatan perdana pengajaran bahasa Inggris diselenggarakan pada hari Sabtu  (22/05/2021).

Kegiatan edukasi tersebut berupa pemberian materi bahasa Inggris untuk usia anak, peragaan Story Telling untuk anak-anak, dan sharing informasi mengapa kita harus belajar bahasa Inggris. Ditengah pandemi Covid-19, kegiatan MBEC Caring sepenuhnya dilaksanakan secara daring melalui media-media digital.

Lebih lanjut Einstein menambahkan bahwa kasus kanker pada anak memang jarang terjadi. Meskipun demikian, kasus kanker pada anak tetap harus diwaspadai karena bisa berakibat fatal. Berbeda dengan kanker pada orang dewasa, karena anak-anak pada umumnya belum mampu memgemukakan apa yang mereka rasakan. Dengan adanya kegiatan MBEC Caring Einstein berharap pasien kanker akan dapat dukungan orang-orang disekitarnya atau siapa saja yang tergerak hatinya untuk membantu tekanan psikologis pasien dan membantu kualitas hidup mereka.(hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response