Menko Polhukam Wiranto Hadiri Rapat Tiga Pilar di Jawa Timur

 

Matamatanews.com, SURABAYA – Jum’at (11/11/2016) Rapat tiga pilar plus yang dihadiri oleh Drs.H. Wiranto, SH (Menkopolhukam), Drs.H. Soekarwo (Gubenur Jatim), Irjen Pol Anton Setiadji (Kapolda Jatim), Mayjen TNI I Made Sukada (Pangdam V Brawijaya), Forpimda dan Forpimka Jawa timur di Gedung Grand City, Jl. Gubeng Pojok No.1, Ketabang, Genteng, Surabaya,Jawa Timur digelar.

Gubernur Jatim,Drs. H.Soekarwo menghimbau kepada seluruh instansi pemerintah untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di wilayahnya. Untuk saat ini Provinsi Jatim dinilai sangat aman dan kondusif, jika wilayah itu aman perekonomian dipastikan akan tetap stabil dan siap menghadapi MEA. “Saya sangat beruntung dengan keadaan Jatim saat ini, semua tidak luput dari peran para Forpimda setempat dan masyarakat”, kata pria yang akrab disapa Pak de Karwo.

Sementara itu, Drs. H.Wiranto, SH menilai saat ini Jatim layak diancungi jempol, karena meskipun terjadi rotasi pimpinan keamanan dan pertahanan, Jawa Timur tetap bisa menjaga kondusifitas, “Bagus sekali meskipun Pangdam dan Kapoldanya diganti, tetap aman dan kondusif”. Sebelum menghadiri acara rapat tiga pilar plus ini, saya menyempatkan diri untuk berpamitan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Beliau berpesan kepada masyarakat Jatim, “Meskipun tidak hadir dalam kegiatan ini, hati Presiden Jokowi tetap bersama masyarakat Jawa Timur”, Katanya.

Sedangkan Irjen Pol Anton Setiadji, mewanti – wanti seluruh anggotanya untuk tidak serta merta menyalahkan gunakan jabatan dan fungsi tugasnya selaku pengayom masyarakat. Ditambahkan oleh Mayjen TNI I Made Sukadana, ia menghimbau seluruh prajuritnya untuk terus membaur dan bersatu bersama rakyat. Saat ini Ancaman terorisme seakan menjadi momok masyarakat dan menghimbau masyarakat untuk tidak khawatir akan hal tersebut.

 “Masyarakat jangan takut, kita (TNI) akan terus menjadi pelindung rakyat”. Ancaman nyata yang menjadi momok masyarakat Jatim saat ini adalah peredaran gelap narkoba, bahkan dengan adanya bahaya tersebut, saya tidak gentar untuk terus melakukan pemberantasan terhadap peredaran gelap narkoba, bisa dilihat saat ini narkoba sudah mulai menyerang siapa saja tanpa terkecuali anak – anak. Hal itu sangat ironis sekali, maka dari itu kami bersama aparat penegak hukum terkait, tidak segan – segan untuk terusmelakukan pemberantasan barang haram tersebut, tegas Pangdam (Nizam/Nailul/Media Center Kodam V Brawijaya).

 

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response