Memanasnya Hubungan Turki Dengan AS dan NATO

 

Matamatanews.com, ANKARA – Turki memberikan ancaman untuk menutup pangkalan NATO di Incirlik, hal tersebut membuat hubungan Turki dengan Amerika dan NATO berada di titik yang paling buruk.

Pernyataan tersebut muncul setelah para pejabat Turki mempertanyakan peran NATO untuk membantu Turki dalam operasi militer yang dilakukan di Suriah. Pasalnya, selama ini pangkalan NATO di Incirlik menjadi basis utama pasukan Amreika-NATO untuk melawan teroris yang berada di Suriah-Irak.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Turki memberikan komentar negatif terkait peran dari pangkalan Amerika-NATO yang berada di Incirlik, Turki Selatan. Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa tidak ada dukungan dari Amerika-NATO saat Turki terlibat peperangan dengan ISIS di kota Al-Bab.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Turki Fikri Isik memberikan pernyataan senada yang mempertanyakan keberadaan dan peran dari pasukan Amerika-NATO di Incirlik yang tidak memberikan manfaat untuk Turki terkait pertempuran melawan ISIS.

Ian Greenhald dari Veterans Today mengatakan bila Turki benar-benar menutup pangkalan tersebut, maka kemungkinan besar aliansi NATO akan tumbang. Hal tersebut disebabkan karena pangkalan tersebut menyimpan puluhan rudal taktis NATO, kemudian dianggap mempunyai peran yang sangat strategis bagi persekutuan militer Amerika dan sekutu-sekutunya.

Ian menambahkan pernyataan tersebut menjadi langkah yang sangat penting bagi perubahan politik luar negeri Turki yang sebelumnya pro Amerika-Saudi menjadi pro Rusia-Iran. Kemudian ditambah dengan pernyataan Turki yang akan menarik pasukan militernya dari Irak, hal ini dapat menambah langkah tersebut. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response