"Madu" Menurut Teguh Waluyo Pemilik Kebun Buah Dan Peternakan Lebah "Prawita Garden"

 

Matamatanews.com, AJIBARANG - Madu merupakan cairan manis yang dibuat oleh lebah madu dari nektar yang keluar dari tanaman berbunga. Terdapat sekitar 320 jenis madu yang berbeda dan memiliki ciri khas tersendiri pada warna, bau dan rasa tergantung lokasi, suhu, vegetasi dan jenis lebah.

Madu mengandung sebagian besar GULA  serta campuran asam amino, vitamin, mineral, zat besi, zink dan antioksidan. Selain bermanfaat sebagai pemanis alami, madu digunakan sebagai zat antiinflamasi, antioksidan dan antibakteri. 

KANDUNGAN  SEMUA JENIS MADU SECARA UMUM

Madu dihasilkan oleh lebah madu dengan mengumpulkan nektar bunga yang kaya akan GULA. Didalam sarangnya, lebah berulang kali mengkonsumsi, mencerna dan memuntahkan kembali nektar. Madu merupakan cairan yang seharusnya berfungsi sebagai makanan yang disimpan untuk lebah. Bau, warna dan rasa tergantung pada jenis bunga yang dihinggapi oleh lebah.

Nutrisi madu dalam satu sendok makan mengandung 64 kalori dan17 gram gula termasuk fruktosa, glukosa, maltose, dan sukrosa. Madu juga memiliki kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral. Madu tidak memiliki kandungan serat, lemak atau protein.

Madu yang berkualitas tinggi memiliki kandungan antioksidan yang penting. Senyawa pada madu yang berfungsi sebagai antioksidan adalah fenol, flavonoid dan asam organik. Antioksidan pada madu dapat membantu menurunkan resiko serangan jantung, stroke dan beberapa jenis kanker.

KANDUNGAN  SEMUA JENIS MADU SECARA UMUM BAGI KESEHATAN

a. Madu dapat membantu menurunkan tekanan darah.

b. Madu dapat membantu menurunkan tekanan darah yang merupakan faktor resiko dari penyakit jantung.

c. Kandungan antioksidan dalam madu yang dapat membantu menurunkan tekanan dalam darah.

d. Madu dapat membantu mengubah kadar kolesterol. Kadar  kolesterol LDL (low density lipoprotein) yang tinggi dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. 

e. Penumpukan lemak pada pembuluh darah arteri dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa madu dapat memperbaiki profil kadar kolesterol dalam darah. Madu dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL serta meningkatkan kadar kolesterol HDL (high density lipoprotein). 

f. Madu dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Trigliserida merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan resiko utama terjadinya penyakit jantung. Kadar trigliserida dapat meningkat ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula dan karbohidrat olahan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi madu secara rutin dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Antioksidan dalam madu dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. 

g. Madu memiliki kandungan fenol yang tinggi dan senyawa antioksidan yang lain. Senyawa-senyawa tersebut dapat memperlebar pembuluh darah arteri di jantung, meningkatkan aliran darah ke jantung, dan membantu mencegah terjadinya pembekuan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

h. Madu dapat membantu menekan batuk pada anak, Anak-anak mudah mengalami batuk karena infeksi saluran pernafasan bagian atas. Menurut penelitian, madu dapat membantu mengurangi gejala batuk. Namun madu tidak dapat diberikan pada anak dibawah usia 1 tahun, dan masih banyak yang lainnya.

MADU LEBAH APIS MELLIFERA (TERNAK)

Lebah madu apis melifera merupakan salah satu jenis lebah BERSENGAT yang dibudidayakan oleh PRAWITA GARDEN. Lebah ini tidak bisa menetap disatu lokasi dan mengharuskanya di ANGON ke berbagai tempat mengikuti siklus bunga bulanan, karena jika tidak diangon pada akhirnya akan kekurangan pakan dan mati.

Budidaya Apis mellifera di Indonesia dimulai sejak sekitar tahun 1974, ketika pemerintah Australia memberi hadiah 20 kotak koloni lebah Apis mellifera kepada Presiden Soeharto Dan kemudian dibudidayakan sehingga berkembang sampai sekarang.

Habitat asli Apis mellifera ada di Eropa. Tubuhnya lebih besar daripada Apis cerana dan jinak, sehingga lebih mudah dibudidayakan. Bentuk sarangnya pun lebih besar dengan jumlah koloni yang lebih banyak. Budidaya lebah ini secara ekonomis lebih menguntungkan, karena madu yang dihasilkan lebih banyak daripada lebah lokal sejenis yang ada di Indonesia (Apis cerana). Meskipun demikian, Apis mellifera rentan terserang hama, terutama ketika koloni kekurangan pakan.

MADU SARANG APIS CERANA (TERNAK DAN NON TERNAK)

Lebah madu apis cerana juga termasuk keluarga lebah APIS/ BERSENGAT dan  merupakan jenis lebah BERSENGAT ke-2 yang dibudidayakan oleh PRAWITA GARDEN. Lebah jenis apis cerana atau yang biasa disebut lebah lokal dan mudah kita temukan bersarang di batang pohon berlubang, genteng rumah, rongga batu maupun kotak perangkap buatan manusia.

Tubuhnya lebih kecil daripada Apis melifera dan lebih agresif. Bentuk sarangnya lebih kecil  dari mellifera dengan jumlah koloni juga lebih sedikit sehingga hasil panennya pun lebih sedikit. Budidaya lebah ini lebih sulit karena sifat alaminya yang mudah KABUR sehingga susah diangon dan jumlah madu yang dihasilkan pun lebih sedikit.

Sifatnya yang teritorial (menandai wilayahnya) menjadikan alasan saya menempatkan (disebar dihutan dan perumahan warga) kotak budidayanya ke banyak tempat, itulah kenapa  dalam satu tempat tidak banyak kotak koloni untuk meminimalisir pertarungan antar koloni dan berebut pakan disekitarnya.

MADU SARANG PRAWITA diproduksi dari lebah jenis apis cerana ini, baik dari hasil ternak maupun hasil berburu dialam. Karena proses panennya dengan memotong sisiran sarang yang berisi madu, maka perlu waktu lebih lama untuk bisa panen selanjutnya, dan stok madunya pun sangat terbatas.

PERBEDAAN MADU LEBAH MELLIFERA DAN LEBAH CERANA

a. Madu lebah mellifera lebih banyak, madu lebah cerana sedikit.

b. Madu lebah cerana RASA dan AROMA lebih kuat

MADU LEBAH HUTAN (NON TERNAK)

Lebah Apis dorsata atau dikenal sebagai Lebah hutan / tawon GUNG merupakan lebah madu Asia yang berhabitat di hutan, membuat sarang dengan hanya satu sisiran yang menggantung di dahan dan ranting pohon yang tinggi, langit-langit terbuka dan tebing jurang bebatuan, karena itu sampai sekarang para ilmuwan/ peternak belum berhasil membudidayakan Apis dorsata dalam bentuk tertutup. Sisiran sarang dapat mencapai 2 x 1 meter dengan estimasi hasil terbesar yang nyata pernah didapatkan mencapai 20 kg/sarang.

Karena lebah ini tidak bisa diternak menjadi sebab mutlak stok madu hutan PRAWITA sangat sedikit, karena masih bergantung pada  penemuan sarangnya dihutan baik melalui pencarian atau informasi lokasi sarang dari masyarakat. Madu hutan PRAWITA berasal dari hutan sekitaran BANYUMAS.

PERBEDAAN MADU LEBAH BIASA DAN LEBAH HUTAN NON TERNAK

Secara umum kandungan dan khasiat madu sudah dijelaskan diatas, dan tidak ada yang menyangkal madu sebagai produk alami yang kaya manfaat.

Namun, setiap jenis lebah memiliki ciri khas dan keunggulanya masing - masing, antara lain :

a. Lebah Hutan menjadi penanda ekosistem minim polusi udara maupun pestisida,

b. Organik,

c. Jenis bunga hutan yang lebih bervariasi menjadikan madunya lebih kaya kandungan dan nutrisinya,

d. Mempunyai aroma dan rasa yang khas

MADU KLANCENG/TRIGONA (TERNAK DAN NON TERNAK)

Lebah klanceng merupakan jenis lebah TIDAK BERSENGAT. Ada puluhan  jenis lebah klanceng di Indonesia dan ribuan jenis yang ada di dunia. Jenis yang umum  dapat kita temukan si bambu usuk rumah warga, benteng, batu, pohon berlubang dan lain lain.

Produksi madu klanceng lebih sedikit dibandingkan jenis lebah madu yang lain, dan masa panennya juga lebih lama. Lebah jenis ini lebih jinak dan aman untuk dibudidayakan. Keunggulan lainnya adalah lebah klanceng tidak mudah kabur dan lebih bertahan dilokasi yang minim pakan lebah.

PERBEDAAN MADU KLANCENG DENGAN MADU LAINNYA

Perbedaan madu lebah dan madu klanceng/kelulut/ trigona/ teuweul/ galo galo/ Lebah propolis NAMA LAIN KLANCENG) adalah memiliki rasa khas yang biasanya cenderung terasa  dominan ASAM atau PAHIT dengan sedikit manis, sedang madu lebah biasanya dominan MANIS. 

Keistimewaan madu klanceng  adalah pada wadah penyimpanan madu (POT MADU) itu sendiri. Madu lebah apis cerana dan mellifera menyimpan madu yang di kumpulkan di dalam wadah sarang lebah berbentuk segi enam Hexagonal yang terbuat dari lilin lebah atau bees wax.

Sedangkan lebah klanceng menyimpan madu didalam wadah sarang berbentuk bulat yang terbuat dari propolis (PROPOLIS DIKUMPULKAN OLEH KLANCENG DARI REAIN/GETAH POHON DAN KEMUDIAM DIOLAH OLEH LEBAH) yang memiliki beberapa zat aktif alami yang banyak khasiatnya untuk kesehatan manusia dibandingkan dengan lilin lebah yang dijadikan wadah madu hexagonal oleh lebah biasa. Sifat madu yang HIDROSKOPIS (BERSIFAT MENYERAP) dapat dipastikan juga menyerap kandungan propolis yang menyelimuti madu. Jadi, Cairan ASAM/PAHIT/MANIS yang dihasilkan lebah klanceng  mengandung manfaat double dari MADU dan PROPOLIS yang menyatu.(Teguh Waluyo Prawita Garden/hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response