Luhut Beri Izin Reklamasi Pulau G

Matamatanews.com.JAKARTA—Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan resmi mencabut kebijakan moratorium reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta yang sebelumnya telah dibuat pendahulunya, Rizal Ramli.

Luhut menyatakan proyek pulau G bisa di lanjutkan, “Semua yang dikatakan berbahaya, seperti aspek lingkungan, pembangkit listrik, atau aspek hukum, ternyata tidak ada masalah.” ujar Luhut. Keputusan itu diumumkan setelah ia menggelar rapat di kantornya bersama anggota kementrian yang berada di bawah koordinasi Kementrian Kemaritiman. Ia juga mengundang PT PLN, pengembang, dan pemerintah DKI.

Reklamasi bisa dilanjutkan dengan mengupayakan sejumlah rekayasa teknis. Upaya itu ditempuh demi menjaga reputasi pemerintah di mata investor, “Pemerintah sudah memutuskan ini dari masa Presiden Soeharto dan kita harus konsisten.” ungkap Luhut.

Rizal Ramli yang pada saat itu menjabat Menko Kemaritiman mengungkapkan adanya empat pelanggaran berat di Pulau G, sehingga proyek reklamasi harus diberhentikan. Pulau bikinan PT Muara Wisesa Samudra, anak usaha Agung Podomoro Land dianggap melanggar jarak minimum dengan jaringan listrik dan pipa gas bawah laut yang terhubung dengan PLTGU Muara Karang.
Keputusan Luhut direspon baik oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan menyatakan sejak awal menolak keputusan Menko Kemaritiman sebelumnya. Dengan alasan bahwa izin reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta berlandaskan keputusan presiden dan harus dibatalkan oleh presiden. “ Saya dari dulu oke aja dengan reklamasi.” ujar Ahok. (aditia/Tempo/Berbagai sumber)

 

sam

No comment

Leave a Response