La Nyalla Jadi Tersangka Kembali

 

Matamatanews.com,JAKARTA—La Nyalla Mattalitti  dijadikan tersangka kembali oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur setelah Pengadilan Negeri Surabaya membatalkan status tersangka dalam sidang praperadilan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana hibah Kadin Jawa Timur. Pihak Kejaksaan Tinggi Jatim membidik La Nyalla tetap dalam kasus yang serupa,yaitu penggunaan dana Kadin yang dipergunakan UNTUK MEMBELI ipo Bank Jatim. Sprindik baru telah dikeluarkan untuk La Nyalla bernomor Print-397 / 0.5/Fd.1/04/2016 tertanggal 12 April 2016. Surat penetapan terhadap La Nyalla berdasarkan  surat Kep-31/0.5/Fd.1/04/2016 tertanggal sama. Surat tersebut ditandatangani  Kajati Jatim Maruli Hurtagalung. Surat perintah baru ini dikeluarkan bertujuan untuk memudahkan  dalam proses penyidikan.

La Nyalla dijerat dengan menggunakan alat bukti yang sebelumnya sudah dibatalkan pengadilan. Hanya,kali ini pihak kejaksaan memperbarui secara formalitas.”memang bukti apa lagi, ya bukti yang kemarin, Cuma formalitasnya kita perbaiki. Jadi semua berkas tetap sama tinggal diformalkan saja,”jelas Asisten Pidana Khusus Kejati Jatim I Made Suarnawan. Sprindik baru dikeluarkan karena hasil di persidangan praperadilan dinilai kurang tepat, sebab yang dibahas dalam praperadilan sudah masuk materi perkara, Di bagian lain, jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Arminsyah mengatakan, setelah status tersangka dibatalkan dalam sidang praperadilan, permohonan pencabutan pencekalan terhadap La Nyalla telah disampaikan kepihak Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sementara itu, disisi lain Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK), seperti disampaikan Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, bahwa pihaknya tengah menelisik  perkara lain yang disinyalir melibatkan La Nyalla. Perkara yang diusut tersebut terkait dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Universitas Airlangga, Surabaya, tahun anggaran 2010 .
Yuyuk Andriati menegaskan pihaknya masih mendalami perkara pasca penetapan tersangka terhadap mantan Rektor Unair Fasichul Lisan. Yayuk belum  bisa memastikan apakah La Nyalla yang merupakan pimpinan PT Airlangga Tama selaku pemenang tender proyek pembangunan RS Unair itu akan ikut diperiksa. Dan la Nyalla sendiri yang buron sejak 17 Maret lalu kabarnya masih di Singapura. Namun demikian,kabarnya paspor milik La Nyalla telah dicabut Ditjen Imigrasi Kemenkum dan HAM. (Samar/MI)

 

 

sam

No comment

Leave a Response