Kuwait Imbau Warganya Waspada dan Tunda Perjalanan ke Lebanon

 

Matamatanews.com, KUWAIT—Menyusul bentrokkan di pinggiran selatan Beirut, Kedutaan Kuwait di Lebanon mengimbau warganya untuk menghindari atau menunda rencana perjalanan ke Lebanon.

“Kami mengimbau warga Kuwait untuk waspada dan menjauhi tempat berkumpul dan gangguan keamanan yang terjadi di beberapa daerah di Lebanon. Kami meminta warga untuk mematuhi tempat tinggal mereka, tidak keluar kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak, dan untuk mematuhi instruksi yang dikeluarkan oleh otoritas terkait,” demikian pernyataan yang dikeluarkan kedutaan Kuwait di Beirut seperti dikutip Al Arabiya dari kantor berita Kuwait KUNA.

Imbauan kedutaan Kuwait terhadap warganya untuk menghindari atau menunda rencana perjalanan di Lebanon memang bukan tanpa alasan, sumber senior di Hizbullah Lebanon yang ditemu Reuters mengatakan bahwa tiga orang tewas dalam penyergapan terhadap pelayat selama pemakaman militan Hizbullah di sebuah kota selatan Beirut pada Minggu (25/7/2021) lalu memantik kekhawatiran banyak pihak, termasuk sejumlah kedutaan asing. 

Penembakan hebat terjadi di kota Khaldeh selama pemakaman militan Ali Shibli yang terbunuh pada Sabtu malam dalam sebuah pernikahan oleh seorang anggota suku Arab.

Media Libanon mengatakan bahwa penembakan pada Sabtu malam adalah tindakan balas dendam.

Suku Arab Khaldeh mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu menjelaskan insiden itu dan membenarkan bahwa itu adalah "kasus balas dendam.".(cam/al-arabiya)

 

 

 

redaksi

No comment

Leave a Response