Kuota Haji Meningkat, Akankah Tenaga Medis Ditambah ?

 

Matamatanews.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek mengharapkan adanya penambahan jumlah tenaga kesehatan haji terkait adanya peningkatan jumlah jamaah haji pada tahun 2017 ini.

Dalam rapat yang digelar dengan komisi IX DPR RI, Nila Moeloek mengatakan, “Kiranya keberadaan tim kesehatan haji dapat ditingkatkan jumlahnya mengingat jumlah jamaah haji yang mengalami peningkatan yakni mencapai 221.000 jiwa”.

Dengan adanya peningkatan jumlah jamaah haji dan peningkatan jumlah kloter yang awalnya hanya 384 kloter menjadi 505 kloter, menkes mengharapkan adanya peningkatan jumlah Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Untuk setiap kloter itu sendiri akan berisikan satu orang dokter dan dua orang perawat, selain itu dari kloter tersebut diperkirakan 10 persen atau 51 kloter merupakan kloter resiko tinggi (Risti). Risti sendiri merupakan kelompok jemaah haji yang berusia diatas 60 tahun dan mempunyai penyakit kronis.

Kloter dengan kategori risti memerlukan tenaga medis tambahan sebanyak 2 orang dokter dan tiga orang perawat, sehingga perlu penambahan sebanyak 102 orang tenaga medis.

Menkes menambahkan, “Tidak mungkin kami dapat bekerja secara optimal dengan jumlah jemaah haji yang mengalami peningkatan, bila tidak dilakukan penambahan, kami khawatir pelayanan kesehatan haji akan keteteran”. (Atep/depkes/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response