Krisis Ekonomi Picu Meningkatnya Kasus Pembunuhan Di Venezuela

 

Matamatanews.com, VENEZUELA -- Pada tahun 2016 kasus pembunuhan di  Venezuela meningkat menjadi rata-rata 60 kasus per hari dari 45 kasus per hari di 2015. Hal ini diampaikan Kejaksaan Agung setempat.

Seperti dalam pemberitan Reuters, peningkatan kasus pembunuhan dipicu krisis ekonomi dan politik yang mendalam serta akibat banyaknya kasus kekerasaan yang terjadi di negara itu.

Menurut data resmi rata-rata kasus pembunuhan mencapai  70,1 kasus per 100 ribu penduduk di tahun lalu dan menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Kekerasan merupakan salah satu kekhawatiran yang paling besar di Venezuela, terutama di daerah kumuh yang sering dihuni oleh kelompok-kelompok bersenjata.

Beberapa rencana pemerintah untuk meningkatkan keamanan negara serta melakukan pembatasan kepemilikan senjata belakangan ini, telah gagal membendung aksi kekerasan yang terjadi di negara berpenduduk 30 juta orang itu.

Di tengah gejolak krisis ekonomi, pemerintahan Presiden Nicolas Madiro juga didera isu kudeta. Dalam setahun, pemerintahan Maduro bergulat dengan perlawanan oposisi yang merupakan mayoritas di legislatif. Posisi Maduro diperkuat ketika Mahkamah Agung Venezuela merebut kewenangan legislatif di dewan legislator.

Permasalah tersebut menuai sejumlah kritik yang mengatakan bahwa Venezuela merupakan negara pemasok minyak yang sedang dilanda krisis ekonomi parah, telah berubah menjadi otoriter. (Adith/CNN/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response