Kota Pelajar Menjadi Sarang Narkoba

 

Matamatanews.com, YOGYAKARTA – Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) DIY, kawasan Kecamatan Depok menjadi tempat penyalahgunaan narkoba. Sehingga BNN menargetkan ditahun 2017 akan membersihkan Kecamatan Depok, Sleman dari narkoba. Rabu (14/12/2016), Kepala BNNP DIY, Kombes Mardi Rukmiyanto mengatakan, "Berdasarkan mapping, Kecamatan Depok, Sleman tertinggi se-DIY untuk kasus penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Berdasarkan mapping tersebut, Mardi menargetkan wilayah Kecamatan Depok, Sleman akan menjadi kawasan zero narkoba. "BNN DIY akan mengerahkan semua potensi termasuk bekerja sama dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda DIY, perangkat pemerintahan hingga tokoh masyarakat. Targetnya zero narkoba di wilayah Depok," tutur Mardi. Dalam pemaparannya, Mardi mengatakan bahwa DIY merupakan pasar potensial bagi peredaran narkoba. Saat ini DIY masuk dalam 8 besar penyalahgunaan narkoba se-Indonesia.

Berdasarkan data tersebut, BNN DIY berjanji akan terus memberantas penyalahgunaan narkoba baik dari tingkat pengguna, pengedar sampai pemasoknya tanpa pandang bulu. Target ke depan, DIY harus keluar dari 10 besar penyalahgunaan narkoba, "Ke depan, kita (DIY) harus keluar dari 10 besar penyalahgunaan narkoba. Itu target kita," kata Mardi.

Mardi juga mengajak kepada para pengguna narkoba maupun pengedar narkoba segera bertobat dan melapor ke BNN DIY. Sebab, di tahun 2017 jika ada penindakan, tidak akan ada istilah rehabilitas lagi. "Saya mengimbau jujur, bertobat dan segera melapor. Jika sudah ditindak saya tegaskan tidak akan ada kata ampun. Tidak ada istilah rehabilitasi lagi," tegas Mardi. [Did/Mdk/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response