Korut Miliki 20 Pangkalan Untuk Sembunyikan Misil Berhulu Ledak Nuklir

 

Matamatanews.com, WASHINGTON DC - Sebuah temuan terbaru dari para periset Amerika Serikat (AS) yang dibeberkan pada Senin (12/11) menyatakan bahwa Korea Utara (Korut) memiliki sekitar 13 hingga 20 pangkalan tersembunyi untuk menyembunyikan misil-misil berhulu ledak nuklir yang bisa dipindah-pindahkan.

“Kami menemukan 13 hingga 20 pangkalan misil yang masih aktif dan tak pernah diungkapkan oleh pemerintah Korut sebelumnya,” demikian pernyataan periset di Center for Strategic and International Studies yang bermarkas di Washington DC. “Pangkalan-pangkalan itu ada dalam terowongan dan tersebar di seluruh lembah di perbukitan di Korut,” imbuh CSIS.

Temuan CSIS ini berdasarkan pemantauan pada citra satelit, wawancara terhadap pembelot, serta atas keterangan dari pejabat intelijen.
Menurut pemimpin riset program Korut di CSIS, Victor Cha, pangkalan-pangkalan ini masih beroperasi dan temuan ini menegaskan telah terjadi penipuan besar-besaran oleh Pyongyang.

Diduga pangkalan-pangkalan ini untuk menyembunyikan persenjataan strategis seperti misil balistik antarbenua, yang jadi alasan diberikannya sanksi internasional terhadap Korut.

Kemampuan jelajah misil jarak menengah Korut bisa menjangkau Jepang dan Korsel, dan misil jarak pendek hanya bisa menjangkau hingga wilayah perbatasan Korut dengan Korsel.Sementara misil balistik antarbenua Korut, saat ini diduga bisa menjangkau daratan utama AS.

Sejak digelar KTT Korut-AS di Singapura pada Juni lalu, Pyongyang memang telah menghentikan aktivitas uji nuklir dan misil, melakukan penghancuran lokasi uji peluncuran misil, dan berjanji akan melucuti kompleks reaktor nuklir utama, sebagai realisasi dari denuklirisasi.
Namun jika temuan periset CSIS ini benar, maka perundingan bagi denuklirisasi akan semakin alot.

Dalam penuturannya, Cha menyebut temuan periset CSIS akan semakin memperkuat dugaan bahwa Presiden AS, Donald Trump, akan mendapatkan kesepakatan yang buruk terkait denuklirisasi di Korut.

Namun atas temuan itu, pemerintah Korea Selatan (Korsel) dan para analisnya menyatakan mereka sudah lama mengetahui pangkalan-pangkalan misil tersembunyi itu dan Pyongyang memang tak pernah berjanji akan melucutinya.

“Korut memang tak pernah berjanji untuk menyingkirkan misil jarak pendek atau menutup pangkalan misil,” kata juru bicara Presiden Korsel, Kim Eui-kyeom.

Jubir Presiden Korsel, Moon Jae-in, itu menambahkan bahwa keberadaan pangkalan-pangkalan misil Korut itu semakin memperkuat alasan untuk diintensifkannya perundingan dengan Korut untuk menyingkirkan ancaman militer dan ia pun mewanti-wanti bahwa informasi yang menyesatkan bisa mengancam terhentinya dialog antara Pyongyang dan Washington DC.  (s-KJ/AFP/I-1

 

sam

No comment

Leave a Response