Korban Janji dan Dukun Penggandaan Uang Lapor Polisi

 

Matamatanews.com,MAKASSAR— Seorang pengusaha asal Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Hj Bachriah, mengadu ke Propam Polda Sulsel, Selasa.  Ia mengadukan seorang penyidik bernama Inspektur Dua (Ipda) I Nyoman Sutarman dengan tuduhan mempermainkan kasus penipuan yang dialaminya senilai Rp 1,9 miliar.

Kasus ini sebenarnya dilaporkan sejak Mei 2015 lalu. Hj Bachriah mengaku ditipu oleh dua orang berinisial AD dan AT yang mengaku sebagai seorang paranormal.
Perkenalan keduanya terjadi sejak Februari 2010 lalu. Selama hampir lima tahun, keduanya terus meyakinkan Hj Bachriah bahwa mereka adalah seorang paranormal handal.

Beberapa janji yang terlanjur diyakini oleh korban adalah, kedua pelaku bisa menggandakan uang dan serta dapat memasukkan anak korban sebagai pegawai di Kejaksaan di Jakarta.
Hj Bachriah akhirnya goyah. Ia merelakan mobil dan emasnya seberat 700 gram untuk digandakan dan sebagai uang pelicin agar anaknya bisa lolos di Kejaksaan di Jakarta.
Uang tunai sebesar Rp 1,7 miliar juga diserahkan kepada AD dan AT.

Sayangnya setelah sebagian harta Hj. Bachria dikuras, apa yang diharapkan tak kunjung didapatkan, akhirnya Ia melaporkan kejadian itu Ke POLDA Sulsel dengan penipuan.  Kasus ini sudah satu tahun. Pelaku dan saya sudah diperiksa Dari bulan Mei 2015 dan sudah ada berita acara pemeriksaan, tapi kasus ini tak kunjung dilanjutkan ''kata Hj. Bachria''. (TribunMakassar/wawas)

sam

No comment

Leave a Response