Kondisi Tahanan Palestina Hasan Ewaiwi Semakin Kritis

 

Matamatanews.com, RAMALLAH—Kondisi kesehatan tahanan Palestina Hasan Ewaiwi yang melakukan aksi mogok makan selama 66 hari untuk memprotes penahanan administratifnya tanpa tuduhan maupun proses pengadilan di penjara Israel ,kini kondisinya semakin kritis dan memprihatinkan.Kondisi memprihatinkan Ewaiwi itu diungkap oleh Masyarakat Penjara Palestina (PPS) lantaran sejauh ini belum ada tanda-tanda dari pihak negara yahudi untuk membebaskannya.

Dalam pernyataannya PPS mengatakan bahwa Ewaiwi dipindahkan ke pusat meids Barzilai di Israel selatan setelah kesehatannya memburuk setelah 66 hari melakukan mogok makan.Ewaiwi, ayah Palestina tiga dari daerah Hebron ini mulai mogok makan pada tanggal 2 April 2018 untuk memprotes penahanan administrasinya.

Kebijakan penahanan adminsitratif Israel dikecam keras karena penahahan  warga Palestina tanpa dakwaan maupun persidangan itu bisa diperpanjang antara tiga hingga enam bulan meski tanpa bukti yang kuat. Dan yang paling parah adalah pengacara pun dilarang untuk melihat kondisi kliennya, termasuk keluarga.

“Penggunaan penahanan administratif Israel jelas-jelas melanggar pembatasan hukum internasional. Israel melakukannya dengan sangat rahasia dan menyangkal bahwa tahanan kemungkinan melakukan pertahanan yang tepat,” jelas kelompok hak azasi manusia (HAM) B’T selem.(cam)

sam

No comment

Leave a Response