Komunis dan Syiah Berencana Lakukan Kudeta di Indonesia?

 

Matamatanews.com--USAI  memporak-porandakan Suriah,Yaman Syiah Internasional menargetkan Indonesia sebagai target berikutnya. Bahkan mereka telah menetapkan waktunya,yaitu ditahun 2018-2020. Program tersebut  juga mampu dicium oleh BIN (Badan Intelijen Negara)) sehingga dalam sebuah kesempatan Kepala BIN yang saat itu dijabat Marciano Norman mengatakan bahwa “Indonesia Darurat Syiah dan Komunis”. Syiah akan menjadikan Indonesia Suriah berikutnya.
PAPARAN  itulah yang disampaikan oleh Ustadz Andri Kurniawan saat diminta mengisi acara Tabligh Akbar yang bertajuk “Terkuaknya Konspirasi Gelap Syiah dan Komunis PKI” pada Ahad (8/11) lalu di Masjid Agung Solo. Pemuda Syiah dari Lebanon dimasukkan ke Indonesia melalui Wonosobo,Pekan Baru, Yogyakarta dan lain sebagainya. Hal itu juga atas dukungan CIA  Amerika. Tak hanya itu, Amerika  beberapa waktu lalu juga telah memasukkan orang-orang Yahudi Israel ke Indonesia hingga akhirnya meletuslah kasus Tolikara Papua.

PENGURUS DDII Malang tersebut juga menambahkan, tahun ini ulama Syiah akan datang ke Indonesia yang dibarengi dengan datangnya 4000 mahasiswa asal Indonesia yang telah belajar di Iran beberapa waktu lalu. Syiah sangat getol sekali ingin menguasai Indonesia karena bebera sebab,diantaranya ingin menerapkanlahan ekspansi ideologi Persia Raya dan Konsep Imamah.
“Hal ini ditandai dengan digelontorkannya dana besar asal Iran kepada Universitas Islam di Indonesia dengan cara membuka Iran Corner di kampus-kampus”,ungkapnya. Sampai akhirnya Syiah,saat ini telah mampu masuk di ring 1 pemerintahan dan tinggal selangkah lagi Syiah akan menjadikann Indonesia Suriah kedua.

TAK HANYA Syiah, komunis juga berambisi ingin menguasai Indonesia. Beragam cara dilakukan untuk mempengaruhi para pemuda agar mendukung perjuangan para aktivis komunis. Tanggal 21 April 2015 lalu UUD KKR ( Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi) yang diperjuangan oleh komunis telah berhasil dan endingnya di tahun 2019 besok aktivis komunis akan mengusulkan agar TAP MPRSXXV/1966 tentang pembubaran komunis dan larangan ajaran komunis agar segera dicabut. Jika semua itu telah terpenuhi, maka komunis akan segera bangkit.

PERIHAL kebangkitan Syiah dan komunis ,juga disampaikan olehPanglima Kodam IV Diponegoro yang saat itu dijabat Mayjend TNI Hardiyono Saroso.” TNI akan menindak tegas terkait kebangkitan Komunis dan Syiah “ ujar ustadz Andri menirukan. (Samar)

sam

No comment

Leave a Response