Kodim 0704/Banjarnegara Adakan Seminar Pemanfaatan Obat Tradisional

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA—Kodim 0704/Banjarnegara bersama Rumah Sakit Islam Banjarnegara menyelenggarakan Seminar dengan tema Pemanfaatan Obat Tradisional Di Era Pandemi Covid 19. Seminar dibuka langsung Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi Faisal,S.T., M.Han, didampingi Direktur RSI Banjarnegara dr. Agus Ujianto, MSi Med, Sp.B bertempat di Aula Makodim. Selasa (30/09/2020).

Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi mengungkapkan, seminar ini bertujuan untuk mendalami manfaat tanaman tradisional. 

"Kita memahami saat ini kita masih dilanda pandemi covid 19 khususnya di Banjarnegara. Kita harus meningkatkan imun kita dengan mematuhi protokol kesehatan. Selain itu meningkatkan daya tahan tubuh melalui asupan gizi dengan menjaga kebugaran tubuh, " jelas Letkol Arh Sujeidi. 

Oleh karena itu lanjut Dandim, Kodim 0704/Banjarnegara bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam Banjarnegara mencoba menggali potensi apa yang bisa kita manfaatkan. 

"Pertama manfaatkan lahan baik di lingkungan masyarakat maupun di Koramil di wilayah Kodim 0704/Banjarnegara. Kita libatkan koramil dengan jajarannya karena kita ketahui bahwa Babinsa yang berperan langsung terhadap masyarakat, " ungkap Dandim.

Dandim berharap Babinsa bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan untuk tanaman obat obatan. 

"Contohnya di Korea Selatan ada ginseng. Kita di Indonesia, khususnya Banjarnegara mempunyai lahan yang sangat subur yang bisa ditanami seperti jahe, kunyit itu bisa dimanfaatkan untuk tanaman obat obatan. Belajar dari pengalaman nenek moyang kita, pengobatan dilakukan secara tradisional dengan memanfaatkan tanaman untuk menambah daya tahan tubuh. Harapan nya dengan kegiatan ini kita memberikan contoh kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan tanaman obat obatan, "imbuh Dandim.

Direktur RSI Banjarnegara dr. Agus Ujianto, MSi Med, Sp.B menyampaikan, ditengah pandemi covid 19 ini semua masyarakat untuk lebih aktif menghidupkan semua potensi. Menurutnya, undang undang kedokteran tradisional terintegrasi sudah disahkan pemerintah. Ditambah lagi menteri kesehatan sudah menyarankan bahwasanya semua pengobatan tradisional juga harus diteliti sebelum diedarkan. 

"Di Banjarnegara dengan kondisi geografis alam yang sangat subur tentunya tanaman obat bisa tumbuh baik disini. Kami Rumah Sakit Islam Banjarnegara menyediakan lahan dan dan nantinya bekerja sama dengan Kodim 0704/Banjarnegara, akan kita kembangkan sampai di tingkat Koramil dan seluruh Kecamatan di Banjarnegara, " kata dr. Agus Ujianto.

“Kami berharap dengan pengawalan dari Danramil dan Babinsa maka semua potensi tanaman obat di Banjarnegara bisa terkoordinasi. Semua potensi tanaman obat di daerah Banjarnegara bisa terkordinasi dan terkoordinir bahkan kita tingkatkan produksi dan distribusinya, " pungkasnya. (jov)

 

redaksi

No comment

Leave a Response