Kisruh Dana Banprov Jabar,Berpeluang Rugikan Negara

 

Matamatanews.com-CIANJUR—Bantuan Dana Sosial Provinsi (Banprov) Jawa Barat untuk infrastruktur kabupaten Cianjur  yang diperuntukan ke dinas bina marga senilai Rp 8,4 miliar
(37 x 200 juta) tahun anggaran 2016,dikhawatirkan molor dari skejul. Keterlambatan itu diduga adanya tarik ulur dua kekuatan besar partai politik yang saling klaim ,yaitu partai Golkar dan partai demokrat . Akibat adanya gesekan kepenting terselubung tersebut, pelaksanaan paket pekerjaan yang seharusnya berjalan sesuai  jadwal hingga kini belum terealisir.

Seorang sumber di Bapeda Jabar mengatakan ,kini bola berada di kabupaten Cianjur.”Sehingga bila aa kesiapan administrasi,baik tekhnis maupun personel tidak ada alasan untuk menunda . Dan jangan dibiarkan rumor tak sedap menyebar bahwa penundaan atau keterlambatan ini terkait adanya gesekan kepentingan politis di dalamnya,” jelas Harun Sastrasasmita,SH,MH pemerhati masalah kebijakan publik dan masalah sosial di Bandung.

Benarkah keterlambatan dana Banprov  Jawa Barat untuk kabupaten Cianjur  terkontaminasi kepentingan segelintir orang,sehingga terjadi tarik ulur dalam pelaksanaannya? Beberapa sumber yang ditemui menyatakan, bahwa isu  berbau fulus menyebar  terkait penundaan itu. Bahkan,beberapa rumor yang beredar mengindikasikan adanya transaksional  dan gravitasi terselubung hingga perlu ditindaklanjuti kebenaran informasi tersebut oleh pihak penegak hukum,baik kepolisian maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait hal itu,Kepala Dinas Bina Marga dan Kepala Bidang Jalan Desa,Cianjur  yang disambangi media ini untuk dimintai korfimasinya pada Kamis (12/5/2016) lalu, sedang tidak berada di tempat.”Kami berharap dana Banprov ini tidak menjadi bancakan segelintir orang atau kelompok. Semuanya harus transparan sehingga bila  ada penundaan pun tidak bermuatan politis atau berbau kepentingan,” harap sumber ini mengakhiri perbincangan. (Agus Hermawan)

 

sam

No comment

Leave a Response