Ketua Propaganda ISIS Di Kabarkan Tewas

 

 

Matamatanews.com,ALEPPO---Juru bicara sekaligus kepala operasi eksternal ISIS, Abu Muhammad Al-Adnani diberitakan tewas di Aleppo, Suriah. Adnani merupakan tokoh senior yang bergabung dengan ISIS sejak melancarkan serangan di Irak dan Suriah 2014 lalu.

Kantor berita propaganda ISIS, Amaq News Agency melaporkan “adnani dibunuh saat melakukan survei untuk operasi pengusiran kampanye militer di Aleppo”. Meskipus ISIS mempunyai benteng di Aleppo, ia tidak dapat menguasai jantung kota Aleppo yang sedang dilanda pertempuran antara kelompok pemberontak dangan pasukan pemerintah Suriah.

Sampai saat ini lokasi maupun alasan kematian Adnani masih belum jelas. Seorang pejabat senior kelompok pemberontak Suriah mengatakan Adnani tewas akibat serangan udara di kota AL-Bab. Namun menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, mengaku mendapatkan informasi bahwa Adnani sebelumnya berada di Aleppo.

Sementara itu menurut Hisham Al-Hashimi yang merupakan penasihat keamanan pemerintah Irak mengatakan “Adnani terluka dalam serangan koalisi pada 17 Agustus lalu di dekat Al-Ral, wilayah utara Aleppo”. Ia juga menambahkan, Adnani meninggal karena luka-luka yang diderita akibat pertempuran pada senin (29/8).

Pejabat kontraterorisme AS menilai kematian Adnani akan memberikan tamparan keras bagi ISIS yang kini kehilangan banyak wilayah dan sumber keuangannya. Ia juga menambahkan “kematian Adnani akan menginspirasi lebih banyak serangan di Eropa, Asia tenggara dan sejumlah tempat lain” seperti yang diungkapkan kepada Reuters.

Adnani sebelumnya berjanji akan setia kepada Al-Qaidah, ia juga pernah dipenjara oleh pasukan AS di Irak, Menurut Brookings Institution. Sejak ISIS memperkenalkan diri dengan nama Negara Islam Irak dan Suriah, Adnani langsung ditunjuk sebagai ketua propaganda kelompok militan ini.

Hisham menambahkan “kemungkinan besar posisi Adnani akan digantikan oleh pengawas keuangan ISIS, Iyad Al-Obaidi yang lebih dikenal sebagai Saleh Haifa”. Tokoh ini termasuk dalam daftar “teroris global” yang sedang diburu oleh AS sejak 2003 lalu. (Atep/CNN/Reuters/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response