Ketua Harian KAUNSOED Raih Dua Penghargaan "The Best"

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Ketua Harian Keluarga Alumni Unsoed (KAUNSOED) yang juga Direktur Utama PT.Permodalan Nasional Madani (Persero) Arief Mulyadi raih dua penghargaan di ajang Anugerah BUMN 2021 Tahun ke-10 untuk kategori The Best CEO BUMN Talent Development Terbaik dan The Best Corporate BUMN Strategi Bertahan dan Tumbuh Terbaik.

CEO BUMN Track SH Sutarto memaparkan bahwa peran BUMN dalam perekonomian Indonesia terus meningkat. Beberapa di antaranya diwujudkan melalui sumbangsih pada pertumbuhan ekonomi nasional, menjadi perintis usaha yang belum digarap swasta, memberdayakan kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM) sekaligus sebagai sumber pendapatan negara.

 SH Sutarto yang juga CEO deRegent TIC (Tourist Information Center) di Bandara International Soekarno Hatta T3 ini menjelaskan bahwa Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 telah mengubah total tatanan kehidupan dan perkembangan bisnis. Selain mempercepat transformasi perusahaan, pandemi telah memaksa BUMN untuk mengubah model bisnis dan mengembangkan digitalisasi secara massif dan cepat. Di tengah goncangan dahsyat tersebut, BUMN dan Anak Perusahaannya terus berusaha memberikan sumbangsih terbaik untuk Indonesia.

 SH Sutarto mengatakan, Anugerah BUMN 2021 tahun ke-10 yang mengusung tema “Strategi dan Transformasi di Masa Pandemi” merupakan ajang untuk mengapresiasi kontribusi BUMN yang telah menunjukkan kiprah transformasi dan strategi unggul untuk bertahan di masa pandemi. 

“Selain menilai performa perusahaan, pada ajang ini kami juga mengapresiasi kepemimpinan CEO BUMN yang mampu memperkuat kinerja korporasi sekaligus mengkonsolidasi SDM yang kompetitif dan berdaya saing di masa pandemi,” jelas SH Sutarto di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (8/04/2021).

Dari 122 peserta terjaring sebanyak 89 BUMN dan Anak Perusahaan BUMN yang lolos seleksi penjurian tahap kedua berupa wawancara korporasi. Selanjutnya, 35 CEO terpilih mengikuti wawancara tahap ketiga sekaligus menjadi tahap final penjurian. Seluruh proses penjurian ini dilakukan secara online melalui aplikasi zoom meeting.

Ketua Dewan Juri sekaligus Menteri BUMN pertama Dr Tanri Abeng, MBA menjelaskan, keputusan pemenang The Best CEO tidak hanya dilihat dari sisi kemampuan dalam meningkatkan performa perusahaan namun juga dikaitkan dari sisi leadership menjalankan strategi untuk bertahan di masa pandemi. 

“Pada penilaian Anugerah BUMN 2021, dewan juri tidak hanya melihat dari sisi pertumbuhan perusahaan tapi juga pada sisi ketahanan, khususnya di masa pandemi Covid-19. Kami juga mengamati corporate governance-nya agar lebih komprehensif, sehingga diputuskan untuk menilai pemenang The Best di masing-masing kategori,” jelas Tanri Abeng yang juga Dewan Pakar BUMN Track.

Lebih lanjut SH Sutarto menjelaskan pada kategori The Best CEO BUMN diraih oleh Bakir Pasaman selaku CEO Pupuk Kaltim Holding Company. 

"Pada kategori The Best CEO Anak Perusahaan BUMN terpilih Mas’ud Khamid sebagai CEO Pertamina Patra Niaga. Sementara itu, peraih The Best CEO BUMN Tbk adalah CEO Bank BRI, Sunarso. Dari sisi pemanang korporasi, kategori The Best BUMN pada 2021 diraih oleh PT Pupuk Indonesia Holding Company. Kategori The Best Anak Perusahaan diraih oleh PT Pertamina Patra Niaga, sedangkan kategori The Best Tbk dimenangkan oleh, PT BRI (Persero) Tbk," jelasnya.

Ketua Bidang Pendidikan SPS (Serikat Perusahaan Pers) ini menambahkan bahwa Anugerah BUMN 2021 yang diselenggarakan oleh BUMN Track merupakan ajang untuk mengapresiasi kontribusi BUMN yang telah menunjukkan kiprah transformasi dan strategi unggul untuk bertahan di masa pandemi. 

Menurutnya, untuk menjaring pemenang, para peserta harus melalui tiga tahapan proses seleksi. Diawali seleksi kuesioner, dilanjutkan dengan wawancara pendalaman materi kuesioner di hadapan Dewan Juri secara virtual dan berakhir dengan proses wawancara CEO yang juga dilakukan secara virtual. 

 "Dewan juri dari beragam profesi yang dikenal luas kredibilitas dan kompetensinya, serta diperkuat dengan kualitas tim riset dan penilaian dari PPM Manajemen, menjadikan ajang Anugerah BUMN memiliki bobot dan integritas yang teruji. Hasil Anugerah BUMN bisa menjadi cerminan bagi pengelolaan BUMN ke depan yang lebih profesional, transparan dan berdaya saing," kata SH Sutarto mengakhiri. (hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response