Kepala Intelijen AS Mengundurkan Diri

 

Matamatanews.com, NEW YORK – Setelah enam tahun menjabat sebagai Direktur Intelijen Nasional, James Clapper menyatakan mengundurkan diri dan tidak lagi menjabat mulai 20 Januari 2017 mendatang. Dimana saat itu bersamaan dengan Donald Trump menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

Clapper mengatakan kepada Komisi Seleksi Intelijen Parlemen (House of Representative) bahwa surat pengunduran diri tersebut diserahkan pada Rabu malam (17/11/2016). Clapper bertanggung jawab untuk mengawasi 17 badan intelijen yang ada di Amerika seperti Central Intelligence Agency, National Security Agency, National Reconnaissance Office dan sebagainya.

Clapper mengawali kariernya sebagai seorang pegawai di US Air Force, kemudian kariernya menanjak dengan cepat, hingga pada tahun 1991 ia sudah menjadi kepala Agen Intelijen Pertahanan.

Pada tahun 2013 silam, Clapper membantah bahwa agen intelijen AS telah melakukan penyadapan data pribadi dari operator ponsel. Tidak lama setelah pengakuan Clapper, mantan kontraktor NSA Edward Snowden membeberkan dokumen yang menyatakan bahwa NSA yang di bawahi Clapper melakukan pengumpulan data pribadi warga secara rahasia. Pengakuan Snowden ini menunjukan bahwa Clapper telah berbohong saat sidang kongres sebelumnya.

Kepala Senate Select Committe bidang intelijen, Senator Richard Burr menyatakan bahwa Clepper telah sukses dalam mengatur urusan intelijen Amerika Serikat. Kemudian, Senator Ron Wyden mengatakan bahwa di masa Clepper menjabat terdapat rekam jejek yang negatif yakni dimana seorang intelijen senior melakukan pembocoran data yang terkait dengan penyadapan. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response