Kemenkeu Gandeng KPK Awasi Program Pengampunan Pajak

 

Matamatanews.com.JAKARTAMenteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupi (KPK) dalam rangka pengawasan program pengampunana pajak (Tax Amnesty).

Ia juga menyatakan koordinasi dengan KPK dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyimpangan dan untuk merealisasi reformasi keuangan negara. “ Kami melakukan diskusi dengan KPK, bagaimana KPK bisa mendampingi dalam berbagai upaya kami dalam melakukan upaya – upaya perbaikan.” ujar Sri Mulyani. Kamis (22/9/2016) di kantor KPK.

Meski demikian, Kementerian Keuangan tidak akan mengintervesnsi independensi KPK dalam melakukan tugasnya mngawasi program tersebut. Sri Mulyani berharap, kedua belah pihak dapat bersinergi melindungi keuangan negara.

“ Kami akan bergerak bersama – sama dalam melindungi keuangan negara, agar dapat digunakan sebaik – baiknya untuk kepentingan masyarakat.” lanjut Sri Mulyani. Sementara, Ketua KPK, Agus Raharjo menuturkan pihaknya telah mendeklarasikan diri untuk mendukung program tersebut. “ KPK telah mendeklarasikan dukungan untuk program Tax Amnesty di Dewan Perwakilan Rakyat.” tegasnya.

Pemerintah telah menetapkan batas akhir pengajuan permohonan pengampunan pajak bagi wajib pajak hingga 31 Maret 2017. Lewat dari batas itu wajib pajak akan dikenakan sanksi 200% dari tarif normal yang harus dibayar.

Sri Mulyani menambahkan program pengampunan pajak telah diakukan secara transparan, uang para peserta program telah dideklarasikan dan akan masuk dalam kas negara. Selain uang dari pengampuanan pajak, Kementrian Keuanagan tetap akan semaksimal memperoleh pemasukann negara dari sektor pajak, bea cukai dan penerimaan negara non-pajak. (adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response