Kemendagri Kukuhkan MARS Indonesia Sebagai Pelestari Budaya

 

Matamatanews. Com, JAKARTA—Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia , Kamis (24/8/2017)  mengukuhkan pengurus Majelis Agung Raja Sultan Indonesia atau MARS Indonesia di gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri di Jakarta. Dalam sambutannya, Mendagri Tjahjo Kumolo  mengatakan bahwa pengukuhkan ini sebagai bentuk jalinan kebersamaan dalam upaya melestarikan budaya yang ada di Indonesia, sekaligus memperat kebhinnekaan sesama anak bangsa.

Sementara  itu Ketua Barisan Adat Raja Sultan Nusantara (BARANUSA) Dr.M.H.Andrian ,ST.MBA yang merangkap sebagai staf sekretaris II pelaksana mengatakan, bahwa  pengukuhan tersebut merupakan wujud dari upaya melestarikan budaya bangsa Indonesia  ditengah derasnya berbagai pihak luar yang mengklaim sejumlah budaya lokal di komunitas internasional.

“ Berdasarkan UUD 45 Pasal 18 B, Pasal 28 i ayat 3, Pasal 32 , Undang-Undang No.17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan, Permendagri No.39 tahun 2007 maka MARS Indonesia menjadi suatu wadah tunggal bagi raja, sultan, datu, penglingsir, pemangku adat dan ketua lembaga adat di harapkan keberadaan MARS Indonesia ini menjadi mitra kerja pemerintah dalam melestarikan budaya bangsa,” jelas Andrian

Lebih lanjut dikatakan Andrian, MARS Indonesia bukan sekedar sebagai wadah pelestari budaya semata,, namun juga kedepannya diharapkan menjadi garda terdepan pembela tanah air terutama yang terkait dengan klaim sejumlah negara terhadap budaya lokal Indonesia.

“ Ke depannya kami akan memperhatikan serius masalah  budaya yang kerap di klaim pihak luar sebagai budaya mereka, bila tidak bisa menunjukan bukti secara otentik maka kami akan mengajukan tuntutan resmi ke pihak-pihak tertentu untuk selanjutnya diselesaikan secara hukum dan aturan internasional,” lanjut Andrian.

Dari data yang di dapat, anggota MARS Indonesia telah mencapai 438 orang, namun tidak menutup kemungkinan jumlaha tersebut akan meningkat. “ Itu jumlah sementara yang tercatat, dan dipastikan akan terus bertambah ke anggotaannya.”

Acara pengukuhan ini dihadiri sekitar 259 undangan,terdiri dari Raja, Sultan, Datuk, Penglingsir, dan Pemangku Adat seluruh Indonesia. “ Dari Aceh sampai Papua  hadir disini, dan  kami memang telah menyusunnya sedemikian rupa sesuai dengan visi dan misi MARS Indonesia sebagai wadah pemersatu dan pelestari budaya lokal,” tegas  staf Sekretaris II Dr.M.H.Andrian, ST,MBA  yang juga sebagai Sultan Paser dan Ketua Umum HMPI (Harapan Masyarakat Pejuang Indonesia) mengakhir perbincangannya kepada Kasusku.com, di kantornya, Jum’at (25/8/2017). Bravo! (sam/andrian)

sam

No comment

Leave a Response