Kedubes AS Siap Pindah, Palestina Siap Melawan

 

Matamatanews.com, WASHINGTON – Presiden AS, Donald Trump sudah siap-siap pindahkan kedutaan besar (Kedubes)-nya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Rencana dan langkah yang diambil oleh AS memicu situasi main memanas, dimana Palestina dan Yordania siap untuk melawan.

Juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer mengatakan bahwa rencana pemindahan kedubes AS ke Yerusalem sudah tahap awal pembicaraan, ”Kami berada di tahap yang sangat awal untuk membahas hal ini,” katanya.

Dilaporkan sebelumnya, Trump sudah berbicara dengan kubu garis keras pro-Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu soal pemindahan kedubes AS itu. Saat ini Yerusalem menjadi daerah yang diperebutkan Israel dan Palestina. Plestina sendiri sudah menyiapkan Yerusalem Timur sebagai Ibukota masa depan negara mereka. Namun, Israel justru menginginkan Yerusalem menjadi Ibukota negara Yahudi itu sepenuhnya.

Sejatinya AS tidak mengakui wilayah Yerusalem sebagai wilayah Israel dan menyatakan wilayah itu status-quo. Namun, Trump membuat perubahan yang pro-Israel dengan menjanjikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel. Ratusan warga Palestina di berbagai kota, termasuk di Yerusalem Timur memprotes rencana pemindahan Kedubes AS tersebut.

Nir Barkat, Walikota Yerusalem menyambut baik pengumumkan pemerintahan Trump. Dilansir Al Jazeera, Senin (23/1/2017) Barkat mengatakan, “Pengumuman  malam ini telah mengirimkan pesan yang jelas kepada dunia bahwa AS mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota tak terpisahkan dari Negara Israel,” katanya.

”Kami akan memberikan setiap dan semua bantuan yang diperlukan kepada pemerintah AS untuk memastikan bahwa pemindahan kedutaan dilakukan mulus dan efisien,” lanjut Barkat.

Sementara itu, Raja Yordania, Abdullah II dan Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abba mengadakan pertemuan di Amman. Mereka berkoordinasi untuk melawan rencana pemindahan Kedubes AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Dari kantor berita Otoritas Palestina, WAFA, menuliskan bahwa "Kedua pemimpin membahas konsekuensi yang mungkin soal pemindahan Kedutaan Amerika dan setuju untuk mengambil sejumlah langkah jika kedutaan direlokasi”.

”Kami telah mencapai kesepakatan dengan Yordania pada serangkaian langkah-langkah yang akan diambil jika AS memindahkan kedutaannya ke Yerusalem,” kata Abbas usai pertemuan dengan Raja Abdullah II.

Presiden Trump sendiri telah berbicara kepada wartawan Israel pekan lalu, soal janji kampanyenya untuk memindahkan Kedubes AS di Israel ke Yerusalem.

”Tentu saja saya ingat apa yang saya katakan tentang Yerusalem,” kata Trump kepada wartawan dari surat kabar Israel, Hayom. "Tentu saja saya tidak lupa. Dan saya tahu saya bukan orang yang melanggar janji.” [Did/Sdn/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response