Keberatan Ditarik Parkir Rp 50 Ribu,Mulyadi Lapor Polisi

 

 

Matamatanews.com, PALEMBANG—Merasa diperas oknum petugas parkir di kawasan KM 7, salah satu mini market sebesar Rp 50 ribu, Mulyadi (35), warga desa Muara Batun,Kecamatan Jejawi Ogan Komiring akhirnya melapor ke polisi.

"Keponaan saya tadi malam diminta tukang parkir sebesar Rp  50 ribu untuk jasa parkir dibilangan km 7 Palembang.Karena merasa jasa parkir yang diminta oleh juru parkir tidak sesuai dengan Perda dan merasa diperas oleh tukang parkir maka dia melapor ke Polresta Sukarami,” kata lik Bowo, paman korban, Senin (26/8/2019).

"Dua orang,pengendara dan yang dibonceng sempat beradu mulut hingga terjadi kekasaran yang berujung motor ditinggalkan terguling di mini market Alfa mart Jl. Kol H.Burlian Km 7.5 Palembang.Pemalakan yang sama hanya berselang sehari sebelumnya,Minggu (25/8) pukul 02.45 WIB, terpaksa mengadu ke Polsekta Sukarami karena membayar Rp 50 ribu untuk parkir mobil di areal Alfa Mart,di TKP yang sama," terang Bowo.

Menurut warga setempat,Muhammad  Sarif, persoalan parkir sebenarnya bukan kali pertama terjadi di Palembang. Mungkin karena masalah parkir ditangani masih setengah hati dan hanya mengejar setoran semata sehingga bila terjadi sesuatu terutama terkait dengan kutipan parkir yang melebihi aturan ,pihak korban tidak bisa berbuat banyak.

Dari sejumlah sumber dilapangan menyebutkan, bahwa kebaradaan juru parkir terutama di Palembang,sebenarnya tidak masalah sejauh mereka mengutip sesuai ketentuan yang ada.Yang membuat miris para pemilik kendaraan,baik roda dua dan empat, juru parkir liar mematok harga parkir melebih aturan sehingga merugikan konsumen.

"Perihal seperti ini sudah pernah saya laporkan ke Dishub namun pihak dishub diam saja dan tidak ada tindakan sama sekali dari Dishub Kota Palembang, maka wajar kini para jukir liar semakin beringas meminta uang parkir,” kata muhammad  Sarif. (ibrahim abadui)

redaksi

No comment

Leave a Response