Kasus Kolera di Sudan Meningkat Menjadi 226

 

Matamatanews.com, KHARTOUM--Tujuh kasus kolera baru telah dilaporkan di Sudan, sehingga jumlahnya meningkat menjadi 226 kasus di dua negara sejak 28 Agustus, kata Kementerian Kesehatan setempat pada Rabu (02/10/2019) kemarin seperti di kutip Al Mujtamaa Magazine  dari Reuters.Kementerian  melaporkan ada tujuh kasus baru di negara tenggara Sennar yang terjangkit.

Koalera adalah infeksi akut yang menyebabkan diare dan mampu membunuh seseorang dalam tempo beberapa jam jika tidak cepat diobati, sebuta WHO dalam situs resminya.

“Situasi kolera terkendala,terutama di negara bagian Nil Biru (Tenggara),” kata Wakil Menteri Kesehatan Suleiman Abdul Jabbar.Seperti diketahui , kini Sudan tengah memerangi epidemi kolera keseluruh negara bagian yang berpotensi terjangkit kolera.Pada 22 September lalu, daerah Khartoum mengumumkan korban tewas menjadi delapan di negara bagian Nil Biru dan Sennar.

Kini kabarnya pihak berwenang telah meminta bantuan Organisasi Kesehatan Dunia untuk memberantas kolera di kedua negara tersebut. Kantor PBB untuk urusan kemanusian (OCHA)  dalam sebuah laporannya yang dirlis pada Rabu (02/10/2019) kemarin mengatakan bahwa mitra kemanusiaan telah mengembangkan rencana untuk mengatasi penyakit kolera dan mencari bantuan sebesar US$ 20,3 juta untuk tiga bulan ke depan.

"Rencana itu dibangun di atas enam pilar utama, sejalan dengan intervensi multisektoral global untuk mengendalikan kolera dan rencana respons nasional di Sudan."

Rencana tersebut terdiri dari kepemimpinan,koordinasi, pemantauan,pelaporan, partisipasi masyarakat, WASH, keamanan pangan, penggunaan vaksin kolera oral, dan terakhir peningkatan kapasitas.

Selain itu sistem pelayanan kesehatan untuk anak-anak yang kekurangan gizi dan wanita serta menyusui pun terus ditingkatkan agar mereka tidak terjangkit penyakit kolera. (cam)

redaksi

No comment

Leave a Response