Kapolda Jateng: "Operasi Yustisi Untuk Mendisiplinkan Protokol Kesehatan"

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA— Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk melaksanakan operasi yustisi guna meningkatkan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. Luthfi mengatakan, seluruh negeri terdampak Covid-19, tak terkecuali wilayah Jawa Tengah. Dampak tersebut mempunyai implikasi terhadap perekonomian dan sosial. 

“Kalau dibiarkan, tidak mampu dikelola akan berimplikasi kepada Harkamtibmas, khususnya TNI Polri sebagai leading sektor sebagai garda terdepan keamanan nasional. Ini yang harus kita samakan persepsinya,"katanya saat melakukan kujungan kerja di Mako Polres Banjarnegara. 

Oleh karena itu, ia meminta jajarannya di daerah untuk melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) No 6 Tahun 2020, untuk meningkatkan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19. 

"Penyadaran masyarakat tidak cukup dengan himbauan, namun perlu penegakan aspek yuridis formal, operasi yustisi segera dilaksanakan secara masif sehingga masyarakat akan sadar, bahwa dengan masker, cuci tangan, jaga jarak, itu adalah salah satu sarana paling efektif untuk memutus rantai Covid-19,” jelasnya. 

Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan pada penerapan adaptasi kebiasaan baru saat ini masih rendah. 

"Dengan masifnya operasi maka masyarakat akan terbiasa. Seperti halnya operasi helm, masyarakat dengan sendirinya akan patuh karena ada konsekuensi hukum yang akan diterimanya jika melanggar. Warga yang tidak pakai masker ditangkap, disuruh push up, menyapu, baca surat pernyataan, sehingga masyarakat akan terbiasa dengan peraturan itu," pungkasnya. (Javi/Nusa/Abidin/berbagai sumber)

 

redaksi

No comment

Leave a Response