Kampanye Donald Trump Rusuh Lagi, 35 Orang Ditahan

 

Matamatanews.com-San Diego—Ribuan pendukun dan penentang calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik,Donald Trump ,terlibat bentrokan di Kota San Diego, California,pada Jum’at (27/5) lalu. Polisi yang saat itu bertugas mengawal jalannya kampanye berhasil mengamankan 35 orang yang menjadi sumber kerusuhan.

Menurut keterangan polisi yang bertugas ,bahwa kerumunan penentang Donald Trump berada di luar pusat konvensi Sa Diego itu tidak sah. Sehingga polisi terpaksa mengamankannya. Dalam kerusuhan ini  juga sempat terjadi pelemparan batu dan botol air minum, namun tidak menelan korban. Dan kedua pihak berhasil dilerai polisi sebelum korban berjatuhan.

Kericuhan terjadi ketika tempat kampanye di San Diego Convention Center mulai dikosongkan dan kedua kelompok yang berlawanan bertemu di jalan. Disini,mereka saling mengejek lalu mulai melemparkan batu dan minuman. Dan selanjutnya, mudah ditebak. Sejumlah demonstran memanjat dinding convention center  untuk melemparkan botol minuman ke arah polisi. Ratusan polisi anti huru-hara dikerahkan untuk memisahkan kedua kelompok tersebut.

Setelah membubarkan kelompok itu,polisi akhirnya memaksa para demonstran untuk meninggalkan arena kampanye.Sepertiga dari penduduk San Diego ialah keturunan Amerika Latin dan ribuan orang menyeberangi perbatasan kota itu dengan Meksiko setiap hari. Donald Trump dalam berbagai kampanye-nya menyerang para imigran dan menyatakan akan mengusir mereka. “Saya membenci bahasa Donald Trump yang penuh kebencian,rasialis dan fanatik, serta arogan dan intoleran,”kata Martha McPhail,penentang Trump,seperti dilaporkan BBC. “Saya mendukung semua orang, semua ras, jenis kelamin, gender,veteran militer. Dia sangat memecah belah,” lanjut Martha.

Donald Trump menjadi politikus yang paling memecah belah dalam sejarah Amerika Serikat setelah kebijakannya menentang Hispanik, perempuan,Islam, dan hal-hal lain yang mengundang kemarahan secara luas.Meski kampanye Trump kali ini rusuh lagi, namun ia memuji tindakan polisi yang berhasil mencegah bentrokan fatal hingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Langkah yang fantastis dalam menangani preman yang mencoba mengganggu acara kami yang sangat damai itu.” Tulis Donald Trump dalam akun Twitter-nya.Menurut Donald Trump, awalnya acara yang diadakannya itu berjalan lancar tanpa ada keributan. Namun karena diganggu oleh ‘kaum preman’, akhirnya bentrok tidak bisa dibendung lagi.Rupanya Trump takut juga sama preman?
(Samar/BBC/MI/Internasional)

 

 

sam

No comment

Leave a Response