Kafapet Unsoed Semarang Bagikan 100 Paket "Peduli Covid-19"

 

Matamatanews.com, SEMARANG -Penyebaran virus corona (COVID-19) yang semakin merajalela menjadi perhatian utama masyarakat. Pemberitaan COVID-19 pun selalu ramai diperbincangkan di media sosial. Berbagai himbauan dibuat, mulai dari work from home (WFH), jaga jarak, perpanjangan pelaporan pajak, hingga himbauan berdiam diri di rumah. Bagi masyarakat kelas menengah dan atas tidak menjadi soal kalau harus berdiam diri di rumah, segala fasilitas tersedia, bahkan ini waktu yang tepat untuk kembali berkumpul dengan keluarga.  Namun jika kita melihat ke bawah, apakah yang terlintas dibenak saudara?. Saat jalan-jalan menjadi lengang, penarik becak sepi penumpang, penjual kaki lima memperoleh penurunan omset. 

"Dari sinilah menggugah Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Kafapet Unsoed) Semarang Raya untuk membagikan 100 paket peduli yang dilaksanakan pada hari Minggu (05/04/2020), "ungkap Humas Dies Natalis ke-54 Fakultas Peternakan Unsoed Purwokerto Ir.Alief Einstein,M.Hum.

Ketua Panitia Kegiatan sekaligus Ketua Kafapet Unsoed Wilayah Semarang Raya, Hartadi Prasetyo menyatakan, kepedulian ini merupakan ide yang kemudian diwujudkan melalui donasi para alumni yang ada di seputaran wilayah Semarang. Hartadi menambahkan sasarannya adalah warga rentan ekonomi yang berdomisili di Semarang dan sekitarnya seperti tukang becak, penyapu jalan, kaum dhuafa, dan para pekerja informal yang terdampak pendapatannya karena Covid-19. 

"Paket yang dibagikan Kafapet Unsoed Semarang Raya terdiri dari 1 ekor karkas ayam potong, 5 kilogram beras, 1 botol hand sanitizer, dan 1 paket masker. Kami berharap wabah ini segera berakhir dan mereka dapat kembali mendapatkan penghasilan seperti semula, " ungkap Hartadi.

Hartadi menambahkan bahwa pembagian 100 paket ini merupakan bagian dari peran serta alumni Fapet Unsoed Wilayah Semarang Raya. Mereka adalah Erie Sasmito, Ighie, Hartadi Pras, Kusmanifah, Inji, Athokilah, Retno, Bagus, Agustinus, Lilis, dan Iwang yang peduli terhadap fenomena yang terjadi pada masyarakat saat ini dan menjadi salah satu cara untuk menanamkan kepedulian sosial. 

Sementara Erie Sasmito pencetus kegiatan menyampaikan bahwa Peduli Covid 19 sekaligus menstimulir multiplier effect, donasi beras dan ayam segar. 

“Petani dan pedagang beras "olih" duit, peternak dan pedagang ayam pun ikut terbantu juga, " ujar Erie. *(hen/berbagai sumber)

 

 

redaksi

No comment

Leave a Response