Jalur Pantura Subang H-5 Idul Fitri Tersendat, Ini Penyebabnya

 

Matamatanews.com, SUBANG— H-5 Idul Fitri, volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon terus meningkat sehingga arus lalu lintas di Jl.Raya Pantura Kecamatan Ciasem, Subang, sekitar pukul 12.27 WIB, mengalami tersendat, penyebab utamanya adalah banyaknya warga yang lalu lalang dan menyebrang jalan sembarang tempat di depan Pasar Sukamandi, Subang," Sabtu ( 2/7/2016 )

Tersendatnya arus lalu lintas juga diperparah oleh para pemotor yang memotong jalan dan menghiraukan rambu-rambu lalu lintas.

Menurut keterangan, Kanit Lantas Polsek Ciasem, Aiptu Aan S, mengatakan kepadatan kendaraan pemudik terjadi sejak Jumat sore (1/7/2016) arus lalu lintas didominasi oleh kendaraan roda dua yang datang dari arah Cikampek menuju Cirebon,

Untuk antisipasi terjadinya kemacetan diberlakukan systim kanalisasi atau jedah waktu, Artinya para penyebrang jalan di depan pasar Sukamandi di hentikan lajunya sementara waktu, katanya.

"Setelah kondisi arus lalu lintas normal baru mereka diperbolehkan tuk menyebrang jalan,"kata Kanit Lantas Polsek Ciasem, Aiptu Aan S kepada Matamatanews.com.

Untuk pengaturan lalu lintas di ruas jalan Nasional Kecamatan Ciasem pihaknya menerjunkan 10 Anggota Bribob, 10 Petugas Dishub dan 11 Anggota Polantas, mereka kita sebar ke sejumlah titik yang dianggap rawan kemacetan, tegasnya.

"Sememtara ditempat terpisah Pihak Kepolisian Mapolsek Patokbeusi, membangun 9 Pos Gatur di Jalan Raya Pantura,Kecamatan Patokbeusi, Subang. Pos Gatur yang ditempatkan di sejumlah titik itu diisi oleh 4 anggota setiap posnya,

Hal itu dikemukan oleh, Kapolsek Patokbeusi, Kompol Ojat Sudrajat yang didampingi oleh Aiptu Arif, mengatakan Pos Gatur atau tempat penjagaan diwilayah hukumnya sudah disiapakan untuk antisipasi kemacetan arus mudik lebaran tahun ini,

"Setiap Posnya itu ditugaskan sebanyak 4 Personil, secara keseluruhan Petugas yang disigakan di Pos Gatur itu siap mengawal pemudik yang melintas," tegas Aiptu Arif kepada Matamatanews.com.

Pos Gatur itu ditempatkan di titik rawan kemacetan yakni Gamon, RM Sederhana, SPBU Ciberes, Pertigaan Sarengseng, SPBU Gempolsari, Perempatan Sodong, Jalan Enam, Balit Anwar dan Jembatan Gamon.

Dengan mendirikan Pos Gatur, Petugas tidak lagi dipusingkan terkait pengaturan Lalu Lintas di jalanan. Ketika ada gelaja kemacetan mereka akan langsung tuk mengurainya ini untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik di jalur Pantura Subang, katanya.

"Sementara peningkatan volume kendaraan pemudik yang melintas ke Jalan Raya Kecamatan Patokbeusi, terjadi sejak Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB, arus lalu lintas dari arah Cikampek menuju Cirebon begitu juga arah sebaliknya, ramai lancar volume kendaraan didominasi kendaraan roda dua," pungkasnya. [ Sandy Zaenudin ]

 

sam

No comment

Leave a Response