Irman Gusman Dicokok KPK Terkait Dugaan Suap

 

Matamatanews.com,JAKARTA—Julukan Indonesia dalam keadaan darurat korupsi,tampaknya menjadi kenyataan. Kini tampaknya sulit mencari lembaga negara yang bersih dari tindak pidana korupsi. Buktinya, Sabtu lalu (17/9/2016) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menetapkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman sebagai tersangka dalam dugaan kasus suap. Dan bukan kali pertama pemimpin lembaga tinggi negara tersandung kasus penyuapan. Sebelumnya ,Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar divonis seumur hidup pada Juni 2014 lalu karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk  Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman di rumah dinasnya di Jalan Denpasar,Kuningan,Jakarta Selatan pada Sabtu (17/9/2016) lalu. Irman diduga menerima suap dari Xaveriandy Sutanto ,pemilik usaha distributor gula  CV Semesta Berjaya. Disebutkan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief, tindakan yang dilakukan Xaveriandy untuk meminta bantuan  Irman agar mendapat jatah gula impor dari Badan Urusan Logistik untuk di distribusikan di Sumatera Barat. Dan kebetulan Irman legislator dari daerah itu.

Penyidik KPK mendpatkan jejak ketika tengah mengintai dugaan suap Xaviandy k memberi suap memberi suapepada jaksa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat  bernama Farizal.Sedangkan Xaveriandy  adalah tersangka distributor gula tanpa Standar Nasional Indonesia. Ia diduga memberi suap  senilai Rp 365 juta kepada Farizal untuk meringankan tuntutan.

Perbuatan Irman, menurut Laode merupakan tindak tercela. “ Dimata KPK,bukan nilai uangnya yang penting melainkan memperdagangkan pengaruh dengan imbalan untuk mendapatkan uang itu sangat,sangat tercela, apalagi dilakukan pimpinan tertinggi lembaga negara,”ujar Laode. Terkait penangkapan kasus Irman Gusman,Presiden Joko Widodo menegaskan  kepada semua pihak untuk menghentikan segala hal  yang  menjurus pada tindak korupsi.

“Saya tegaskan sekali lagi,stop korupsi! Untuk siapa pun!”kata Presiden seusai kunjungan kerja di Dusun Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung Jawa Barat, Sabtu (17/9/2016). (Samar/MI)

sam

No comment

Leave a Response