IPW Sebut Penerimaan Casis Polda Sulselbar Belum Betah

 

Matamatanews.com-MAROSS— Independent Police Watch (IPW) Kabupaten Maros yang merupakan LSM yang bermitra langsung dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat ini secara aktif melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap bentuk kegiatan yang dilakukan jajaran aparat Kepolisian di tengah-tengah masyarakat, termasuk pemantauan terhadap proses penerimaan Calon Siswa (Casis) Anggota Kepolisan Republik Indonesia (Polri) 2016 dalam lingkup Polres Maros.

Ketua IPW Maros, Romi menilai penerimaan casis Polri di Polres Maros ini cukup transparan dan humanis hingga proses seleksi memasuki tahapan pemeriksaan administrasi (Rekmin), dirinya juga menjelaskan setiap pemeriksaan administrasi berjalan ketat sehingga komitmen jujur dan bersih tanpa intervensi dari luar yang dibangun panitia penerimaan Casis Polri di Polres Maros dinilai IPW Maros sudah terlaksana dengan baik.

Namun, jumat lalu 6 Mei 2016, IPW Maros mendapat informasi dari salah seorang tua salah satu casis yang tidak ingin disebutkan namanya, menceritakan ketidak lulusan anaknya saat pengukuran tinggi badan di Polda Sulsel padahal saat pengukuran tinggi badan di Polres Maros, anaknya itu dinyatakan memenuhi syarat. Terkait hal itu, Romi yang juga terlibat langsung mengawasi pengukuran tinggi badan di Polres Maros kapasitas selaku pengawas Eksternal resmi dari unsur LSM bersama Dinas Pendidikan, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Maros dalam penerimaan casis tersebut dalam rilisnya ke media mempertanyakan hal itu ke pihak Polda Sulsel.

Romi menjelaskan alat pengukuran tinggi badan yang dipakai casis Bintara dan Tamtama Polri di Polres Maros, sebelumnya telah dilakukan uji tera di Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) tanggal 7 April 2016 berlaku setahun. Tera itu dilakukan berdasarkan Surat Kapolda Sulsel untuk seluruh panitia pelaksana di tingkat Polres jajaran untuk melakukan tera sehingga akurasi detail ukuran tinggi badan benar-benar bisa dipertanggung jawabkan. Sehingga Seluruh casis di Polres Maros seluruhnya telah mengikuti pengukuran tinggi badan berdasarkan hasil kalibrasi berdasarkan sertifikat yang dikeluarkan BMG Kota Makassar. Jadi Surat keputusan yang dikeluarkan tentang ukuran tinggi badan dan dinyatakan lolos mengikuti uji selanjutnya di Polda Sulsel sesuai dengan hasil tera tersebut.

Informasi sementara yang diterima IPW Maros, ada 6 Casis yang dinyatakan tidak memenuhi syarat ukuran tinggi badan meskipun informasi resminya baru akan diputuskan senin (9/5/2016), hari ini Romi meminta pihak panitia penerimaan Casis Polri 2016 agar memegang teguh dan mengaplikasikan slogan yang merupakan arahan langsung Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Badaroodin Haiti, BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis).
 
Apalagi saat ini Kapolda Sulsel dan seluruh Polres jajarannya telah melaunching Pelayanan Terpadu dan Bebas Calo serta Pungli yang menunjukkan komitmen Polri bukan hanya dalam urusan SIM, tetapi termasuk dalam memberantas mafia penerimaan casis.

Romi meminta Kapolda Sulsel untuk mengevaluasi hal ini dan jika perlu mengadakan pengukuran ulang tinggi badan dari casis Polres Maros karena sangat berdampak pada mental casis dan juga berdampak pada kinerja bukan hanya lingkup kepolisian, tetapi juga pada tingkat kredibilitas lembaga eksternal yang dilibatkan dalam proses penerimaan itu, “Bebernya.(Guhtip)

 

sam

No comment

Leave a Response