Inilah Empat Negara Yang Memata-Matai Negara Lain Dengan Satelit Militernya

 

Matamatanews.com, JAKARTA—Diluar dugaan , Amerika Serikat dan Korea Selatan serta sejumlah negara lainnya telah berhasil mengembangkan satelit khusus bertekhnolgi canggih yang hanya diperuntukkan penggunaannya bagi militer.Satelit tersebut hanya digunakan militer untuk mengumpulkan data intelijen, memata-matai negara lain dan melakukan pengawasan dari luar angkasa.

Data yang didapat dari satelit itu  kemudian diolah dan dikembangkan para ahli untuk dilakukan perencanaan sedetil mungkin untuk dijadikan rujukan bila dalam upaya mengantisipasi serangan dari pihak musuh atau perang.

Satelit militer canggih juga dapat menyediakan komunikasi aman tanpa ada gangguan antar pasukan dan penjabat tinggi negara tersebut.Negara mana sajakah yang kerap memata-matai negara lain dengan menggunakan satelit militer miliknya? Berikut negara dan nama satelit militer :

1. NROL-129 (Amerika Serikat)

Amerika Serikat merupakan negara terkuat di dunia dalam bidang militer. Untuk mendukung kekuatannya Amerika membutuhkan teknologi satelit militer canggih yang bisa mengawasi dan memata-matai musuh dari ketinggian yang hampir tidak bisa di jangkau negara lain dengan rudal mereka saat ini.

Beberapa waktu lalu Amerika Serikat meluncurkan 4 satelit mata-mata rahasia yang diberi nama NROL-129, satelit canggih ini dibangun oleh manufaktur persenjataan kelas tinggi Northrop Gumman. NROL-129 dibawa menggunakan Roket Minotaur IV menuju orbit bumi. NROL-129 dioperasikan dan dikembangkan oleh National Reconnaissance Office (NRO) bekerjasama dengan angkatan luar angkasa Amerika yaitu United State Space Force. Satelit ini mempunyai misi yang sangat dirahasiakan hanya penjabat tinggi saja yang mengetahuinya.

2. Advanced Extremely High Frequency (AEHF-6) - Amerika Serikat

AEHF-6 adalah satelit komunikasi militer canggih Amerika Serikat yang diluncurkan dengan roket Atlas V United Launch Alliance (ULA). AEHF-6 merupakan satelit terakhir dari jajaran AEHF yang akan menyediakan komunikasi antar pasukan militer dan penjabat tinggi Amerika tanpa ganguan baik suara ataupun video. Satelit ini dibangun oleh perusahaan pertahanan Amerika, Lockheed Martin dan akan ditempatkan di orbit Geostasioner, sekitar 35.700 kilometer dari atas planet Bumi.

3. ANASIS-II (Korea Selatan)

Korea Selatan menjadi negara ke-10 di dunia yang memiliki satelit komunikasi khusus militer, Setelah berhasil meluncurkan satelit ANASIS-II ke orbit menggunakan roket SpaceX, yaitu Falcon 9. ANASIS-II akan meningkatkan Korsel dalam mempertahankan diri melawan Korea Utara yang bersenjata nuklir. Satelit militer canggih ini akan memberikan komunikasi aman antar pasukan atau penjabat militer Korsel dalam memobilisasi pasukan di masa depan.

3. Nour (Iran)

Garda Revolusi Iran telah berhasil meluncurkan satelit militer untuk pertama kali. Satelit ini bernama Nour, diluncurkan dari Gurun Markazi menggunakan roket Qassed. Nour akan ditempatkan diketinggian 425 kilometer dari permukaan bumi. Tidak diketahui kemampuan seperti apa yang akan didapat Iran dengan satelit Nour. Kemungkinan besar satelit ini dapat mengawasi negara lain dan menyediakan komunikasi antar pasukan.

4. Ofec 16 (Israel)

Negara yang selalu bermusuhan dengan Iran ini juga tidak akan kalah dengan negara saingannya. Israel berhasil meluncurkan satelit mata-mata Ofec 16 ke ruang angkasa. Satelit ini lepas landas dari pangkalan udara Palmahim menggunakan peluncur Shavit yang dikembangkan secara lokal. Israel mengklaim Ofek 16 dapat menghasilkan pengawasan berkualitas tinggi bagi intelijen militer untuk memata-matai negara lain seperti Iran.(bar/tehgram/berbagai sumber)

 

 

redaksi

No comment

Leave a Response