Inggris Jual Senjata Ke Timur Tengah

 

Matamatanews.com,LONDON—Inggris menjadi salah satu negara tersukses kedua dalam sepuluh tahun terakhir terkait ekspor alat pertahanan dan membuat Inggris memimpin aktivitas ekspor alat pertahanan di Eropa. Dengan dua pertiga total penjualan senjata dikirim ke negara – negara Timur Tengah yang berkonflik.

Sejak 2010 Inggris telah menjual senjata kepada 39 dari 51 negara berkonflik dan ke 22 dari 30 negara pelanggar HAM yang disusun Inggris. jelas Freedom House, suatu lembaga nirlaba pemerhati HAM di Amerika Serikat. Menurut laporan media Inggris, The Independent pada Senin (5/9/2016) menyatakan bahwa sekitar dua pertiga sejata di Inggris selama satu periode terakhir dijual ke negara – negara di Tmur Tengah, secara tidak langsung dianggap akan meningkatkan ancaman bagi Inggris dan negara barat lainnya.

Dinas Perdagangan dan Investasi Inggris, lembaga yang mempromosikan aktivitas ekspor Inggris menyatakan bahwa penjualan senjata yang dilakukan Inggris lebih banyak dari Rusia, Cina, Perancis selama sepuluh tahun terakhir dan hanya Amerika Serikat yang dapat mengungguli ekspor senjata Inggris.

Seperti dikatakan menteri yang mengeluarkan izin ekspor senjata, sistem saat ini kuat dan mereka telah mencabut izin ekspor senjata untuk Rusia dan Ukraina. Sebelumnya baik parlemen Eropa maupun Komite Pembangunan Internasional majelis rendah Inggris telah memberikan himbauan agar menghentikan ekspor senjata ke negara rezim otoriter, seperti Arab Saudi yang dituduh melakukan kejahatan dalam operasi militer di Yaman. Namun pemerintah Inggris mengabaikan seruan tersebut dengan alasan belum ada bukti kejahatan perang yang dilakukan Arab Saudi.

Andrew Smith, Aktivis Kampanye Anti Perdagangan Senjata mengingatkan ketergantungan pemasukan Inggris dari ekspor senjata pada rezim diktaktor, membuat Inggris ikut andil dalam kejahatan HAM. Juru bicara pemerintah Inggris mengatakan pemerintah kami memberlakukan kontrol terhadap senjata ekpor mereka dengan serius. Dan memeriksa setiap kemungkinan pencaloan pada izin penggunaan senjata secara kasus per kasus. (Aditia/CNN/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response