Infrastruktur Irigasi Indonesia Memprihatinkan

 

Matamatanews.com.JAKARTA—Indonesia memiliki 7,3 juta hektare lahan irigasi pertanian, namun sebagian lahan mengalami kerusakan. Kondisi infrastruktur irigasi pertanian saat ini bisa dibilang memprihatinkan.

Meteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya menargetkan 90% saluran irigasi pertanian yakni irigasi sekunder dan primer, dalam kondisi baik. Menurut data tahun 2014 kondisi irigasi yang masih berfungsi dengan baik sebanyak 54%. “ Makanya akan diperbaiki sampai 2019, kita punya program pembangunan 1 juta hektare (irigasi baru) dan perbaikan 3 juta hektare,” ujar Basuki.

Basuki mengungkapkan bahwa dirinya masih melakukan pemetaan untuk beberapa irigasi primer dan sekunder yang sudah diperbaiki sampai saat ini. Yang pasti targetnya mencapai 90% irigasi berfungsi dengan baik di 2019.

“ PU melihat irigasinya. Ada 7,3 juta hektare (lahan irigasi) dan 9,1 juta hektare (lahan petanian), sisanya kan rawa da tambak. Saya laporkan itu, semua akan kami bikin. Ini tugas kami buat peta infrastruktur irigasi dan air permukaan,” tutur Basuki.Selesai pemetaan lahan irigasi, akan diadakan rapat lanjutan terkait pembahasan optimalisasi lahan pertanian di setiap daerah. (adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response