Imbang Djaya: "Kita Bisa Jadi Investor Di Negeri Sendiri Tanpa Harus Mangharap Investor Asing"

 

Matamatanews.com, JAKARTA - Pengamat Ekonomi Islam Imbang Djaya menjelaskan, bahwa sebenarnya Investor asing atau lokal memakai uang dari Bank.  Kemudian uang itu mereka kelola didalam atau diluar negeri, lalu hasilnya dipakai untuk bayar hutang ke Bank dan lebihnya dipakai untuk membiayai kenikmatan-kenikmatan yang mereka inginkan. 

"Jadi intinya hanya dua hal, pertama punya dana pinjaman dan yang selanjutnya punya kemampuan untuk mengelolanya. Kedua hal tersebut "BISA KITA LAKUKAN SENDIRI" tanpa harus pakai investor asing, " katanya.

Ia menjabarkan, jika bank-bank kita kekurangan liquiditas, tinggal pinjam saja di berbagai sumber dana dunia, diantaranya dari National Standard Finance (NSF). Pelaku-pelaku usahanya bisa "siapa saja" Warga Negara Indonesia yang pandai mengelola dana pinjaman. Jika kurang pandai bisa didampingi atau dibimbing atau dilatih. Jadi "KITA TIDAK BUTUH INVESTOR ASING" yqng dananya juga  berhutang dari bank. 

Lanjut Imbang, secara teknis jika butuh dana yang murah atau tanpa bunga dan tanpa agunan, ini bisa diatasi dengan sistim FINANCE ENGINEERING dan ROLLING PROGRAM. 

"Tinggal ada atau tidak kemauan untuk menjadi "Tuan Di Negeri sendiri". Agar tidak dianggap Omong Doang (OMDO), coba tanya sendiri ke semua incvestor asing, "APAKAH MEREKA PAKAI DANA SENDIRI ATAU PINJAM DARI BANK?", jelasnya. 

Pebisnis-pebisnis asing kata Imbang, mottonya adalah "PAKAI UANG ORANG LAIN, JANGAN PAKAI UANG SENDIRI DALAM BERBISNIS". Hal ini sangat disayangkan karena kita selama ini dibodohin saja oleh asing yang berkolaborasi dengan para pengusaha dan penguasa yang hanya memikirkan diri sendiri,. 

Lebih lanjut Imbang mengatakan, perkara TEKNOLOGI tanya juga pada pengusaha-pengusaha asing tersebut, DARI MANA TEKNOLOGINYA? Pasti mereka jawab " Dari Mana Saja Dengan Sistem Outsourcing". Jadi terkait sehebat apapun tidak ada masalah. 

"Sayangnya tidak ada yang mau buka-bukaan seperti ini, sehingga semua dibohongi dengan anggapan "HANYA INVESTOR ASING YANG BISA MENGGERAKKAN RODA EKONOMI KITA". Padahal kita bisa kerjakan sendiri segalanya "TANPA PAKAI INVESTOR ASING", ujarnya. (Javi)

 

redaksi

No comment

Leave a Response