Imbang Djaya: Allah Sedang Mengingatkan Penguasa NKRI, Bahwa Allah Benar Ada Dan Maha Kuasa Segalanya

 

Matamatanews.com, JAKARTA - Salah satu kedahsyatan Allah Subhanahu Wa taala adalah adanya alam semesta yang maha besar ini. Di dalam alam semesta ini ada ciptaan-Nya yang dinamai BLACK HOLE atau LUBANG HITAM. Para ilmuwan ruang angkasa dalam penelitiannya merekam kedahsyatan Lubang Hitam yang sedang "menelan bintang". Jadi bisa dibayangkan dahsyatnya gravitasi dan besarnya Black Hole tersebut. 

Salah satu Black Hole yang ada di Galaxy kita ukurannya 4,5 juta kali ukuran matahari. Diyakini para ilmuwan bahwa Bumi kita ini sedang bergeser mengarah ke Black Hole tersebut bersama Matahari yang menjadi induk dari sistim Bintang kita. 

Kehebatan Allah Subhanahu Wa taala dalam skala yang lebih kecil adalah berbagai kejadian didalam Bumi ini, termasuk di NKRI. Jadi skala NKRI sebenarnya relatif sangat kecil bagi Allah, sayangnya hal ini tidak banyak yang peduli walaupun banyak yang tahu. Di  NKRI ini ada sekitar 270 juta manusia yang terdiri  dari macam - macam suku, agama dan golongan Mereka ada yang mengakui adanya Tuhan yang mengatur segalanya dan ada juga yang tanpa sadar mengangkat dirinya menjadi tuhan - tuhan kecil yang mau mengatur sekitarnya berdasarkan kemampuan dan nafsu yang dimiliki. 

Manusia - manusia yang merasa  jadi tuhan inilah yang sering menyebabkan tragedi kemanusiaan, diantara mereka yang terkenal adalah Adolf Hitler dengan paham Nazi-ismenya. Hitler menganggap Ras atau Bangsa Arya yang paling hebat di muka Bumi dan bangsa lain, terutama bangsa Yahudi adalah bangsa yang hanya mengotori Bumi jadi harus dimusnahkan. Puluhan juta manusia mati gara - gara Hitler dan kelompoknya ini.

APA HUBUNGANNYA SEMUA INI DENGAN NKRI?

Saat ini berbagai tragedi kemanusiaan sedang terjadi di seluruh dunia, termasuk di NKRI.Mulai dari Pandemik Covid-19 sampai dengan berbagai bencana dan fenomena alam yang hanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai satu - satunya pihak yang paling mungkin sebagai pelakunya. Banyak korban jiwa dan harta akibat bencana tersebut. 

Dalam pidato pertamanya sesaat setelah dilantik jadi Presiden Amerika, Joe Biden menjelaskan,  di Amerika saja lebih 400 ribu orang tewas akibat covid 19. Bagi orang tidak ber-iman semua itu hanya dianggap sebagai kejadian luar biasa saja. Tapi bagi mereka yang beriman, semua itu diyakini sebagai kejadian yang Tuhan lakukan. 

NKRI yang mewajibkan semua warganya "Berketuhanan Yang Maha Esa", rakyat dan penguasa yang  berkuasa harusnya meyakini bahwa apa yang tengah terjadi adalah perbuatan Tuhan Yang Maha Esa, jadi jangan dianggap sebagai fenomena alam saja, tapi harus tanya ke diri kita semua "KENAPA ALLAH SUBHANAHU WA TAALA MENIMPAKAN INI SEMUA PADA KITA?" 

Rakyat yang jadi korban bencana dibuka matanya oleh Allah bahwa pemerintah yang selama ini menjadi gantungan mereka ternyata tidak mampu membantu dengan baik semua korban bencana. Pemerintahpun dibuka matanya oleh Tuhan Yang Maha Esa bahwa berbagai program yang sudah dianggap matang menjadi tidak jalan akibat dananya terpakai untuk korban Pandemik Covid-19 dan bencana alam. Bahkan untuk menjalankan roda pemerintahanpun sangat sukar karena dana yang ada terpakai semua untuk membantu rakyat. 

Sayangnya walaupun jelas - jelas Sila Pertama dari Pancasila adalah KETUHANAN YANG MAHA ESA, pada kenyataannya pemerintah dan rakyat kita tidak menganggap bencana - bencana yang terjadi datangnya dari Allah Subhanahu Wa taala. Akibatnya cara mengatasinya tidak melibatkan Allah Subhanahu Wa taala Semua berperilaku seperti Tuhan - Tuhan kecil yang tidak butuh bantuan Tuhan Yang Maha Esa. 

Saya yakin sekali, sampai kapanpun kita tidak akan bisa mengatasi bencana - bencana ini, kecuali jika kita dibantu Tuhan Yang Maha Esa. 

BAGAIMANA CARA MENDAPATKAN BANTUAN TUHAN YME?

Semua WNI adalah orang - orang beragama yang menurut ajaran agamanya wajib  menjalankan ajaran agamanya masing - masinh. Tapi kenyataannya adalah sebaliknya, saya perkirakan sebagian besar rakyat dan pejabat kita tidak menjalankan ajaran agamanya dengan serius. Akibatnya semua yang dilakukan banyak yang salah, akhirnya segalanya jadi amburadul. 

Jadi agar Tuhan Yang Maha Esa mau menolong kita maka semua rakyat NKRI harus diwajibkan menjalankan ajaran agamanya masing - masing dengan sangat serius. Insya Allah dengan cara itu NKRI akan dibantu Allah Subhanahu Wa taala. Wallahu a'lam bissawab. (Penulis : Imbang Djaya, Pengamat Ekonomi Islam)

 

redaksi

No comment

Leave a Response