Guru Penggerak Diharapkan Menjadi Katalis Perubahan Pendidikan Di Daerahnya

 

Matamatanews.com, BEKASI—Meski dunia pendidikan dalam pembelajaran daring mengalami  berbagai kendala dan pemerintah masih membatasi  kegiatan pendidikan selama lonjakan pandemi Covid-19, namun  berbagai program inovasi pembelajaran terus ditingkatkan.Salah satunya ialah program guru penggerak, dimana guru dituntut harus mampu berinovasi dan berkreasi dalam pembelajaran jarak jauh.

Guru Penggerak adalah guru yang telah lulus seleksi dan program pendidikan guru penggerak, dan untuk menjadi seorang guru penggerak selain harus mengikuti banyak tes ia juga harus mengerjakan banyak hal.Berbagai harapan yang didapat calon guru penggerak selain status, ia juga diakui dunia pendidikan karena banyak guru yang lolos menjadi calon guru penggerak adalah dari kalangan guru honorer.

Dalam “Dialog Program Pendidikan Guru Penggerak Bersama Mendikbudristek” Nadiem Makarim yang digelar secara daring pada Kamis (5/8/2021) lau, Mendikbudristek mengharapkan Guru Penggerak menjadi katalis perubahan pendidikan di daerahnya dengan cara : menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah, mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah, membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan di dalam dan di luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong kesejahteraan ekosistem pendidikan di sekolah.

Dialog bersama Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Ditjen  GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) yang digelar secara virtual melalui aplikasi zoom meeting ini, selain dihadiri Bupati Garut H.Rudy Gunawan, juga ada Dr.Iwan Syahril,Ph.D, Bupati Tubaba Lampung Barat – Umar, seluruh Kepala Dinas pendidikan provinsi, seluruh Kepala Dinas pendidikan kabupaten/kota, perwakilan pengawas, perwakilan Kepala sekolah, Perwakilan guru, dan Perwakilan siswa.

“Teknologi digunakan, digitalisasi, inovasi menjadi tujuan, proses belajar mengajar yang egaliter istilahnya belajar secara merdeka dimana antar guru dengan murid saling mengisi dalam inovasi.Karena guru penggerak ini mempunyai wawasan yang sangat baik, ini akan berdampak baik bagi kualitas pendidikan di kabupaten Garut,” kata H.Rudy Gunawan, Bupati Garut.

Hal senada juga diungkapkan Bupati Tubaba, Lampung Barat – Umar, ia mengatakan perubahan yang baik pada program guru penggerak.” Ini dapat diteruskan dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.

Pada sesi dialog, Ditjen GTK Kemendikbudristek, Dr. Iwan Syahril, Ph.D, Kepala Dinas pendidikan provinsi, seluruh Kepala Dinas pendidikan kabupaten/kota, Perwakilan pengawas, Perwakilan Kepala sekolah, Perwakilan guru, dan Perwakilan siswa, sebagian besar menginginkan pembelajaran tatap muka sudah bisa dilaksanakan.

Perwakilan guru pun banyak juga yang mengatakan bahwa perubahan ini harus didukung penuh pemerintah.Mereka juga berharap sebagai guru penggerak, selain diakui keberadaannya juga seyogyanya diberikan tempat yang layak dan diperhatikan kesejahteraannya.(adriyawati)

redaksi

No comment

Leave a Response