Guna Perangi ISIS dan Milisi Kurdi,Turki Lanjutkan Operasi Sandi Eufrat

 

Matamatanews.com,ALEPPO—Tampaknya pemerintah Turki serius untuk  mematahkan kekuatan ISIS dan milis Kurdi yang masih bercokol di kawasan selatan Azas,Suriah.bukti keseriusan Turki untuk memerang kelompok ISIS dan milisis Kurdi dibuktikan dengan adanya pengiriman bantuan militer  ke Suriah Utara menuju kota Azas yang memang masih dalam kontrol pasukan oposisi dukungan Turki.

Dan seperti dinyatakan lembaga hak azasi manusia Suriah SHOR pada Rabu (2`1/6/2017) lalu,bahwa dalam 24 jam terakhir  konvoi militer Turki telah menyebrangi perbatasan menujus wilayah selatan kota Azas,Suriah.Selain pasukan militer, konvoi tersebut juga dilengkapi kendaraan lapis baja dan kendaraan pemngangkut amunisi.

Pihak SHOR menyatakan bahwa bantuan militer itu terkait persiapan Turki untuk memerangi milisi Kurdi di Suriah utara.seorang komandan Faksi Liwa Al-Mu’tashim,faksi dukungan Turki,membenarkan datangnya pasukan tambahan Turki tersebut. Dia mengatakan bahwa pasukan tersebut masuk Suriah pada Selasa (20/6/2017) lalu.

“Pasukan Turki telah berada di dalam wilayah Suriah, yang merupakan pasukan tambahan dalam jumlah besar, pada hari kemarin,” kata Musthafa Saijari, komandan di Faksi Liwa Al-Mu’tashim, Rabu (21/6/2017).

Selama ini Turki memang telah memobilisasi pasukan oposisi Suriah  untuk bertempur menghadapi ISIS, dan wilayah milisi Kurdi sendiri kini telah terisolasi. Dan Milisi Kurdi Unit Perlindungan Rakyat (PKK) dikenal sebagai penyumbang terbesar pasukan dalam aliansi militer Pasukan Demokratik Suriah yang di dukung koalisi Amerika Serikat. Koalisia anti ISIS itu memberi bantuan berupa senjata, amunisi dan instruktur militer  berbagai serangan udara kepada milisi yang dianggap ‘teroris’ oleh Turki.

Turki sendiri telah menggalang pasukan oposisi Suriah di wilayah utara untuk menggulirkan operasi militer anti ISIS dan milisi Kurdi. Operasi dengan sandi “Perisai Eufrat” itu telah berhasil mengusir ISIS dari Suriah utara. Selanjutnya, operasi ini menargetkan milisi Kurdi. Akan tetapi, peran koalisi AS telah mengganjal operasi tersebut. (samar/reuters arabic)

 

 

sam

No comment

Leave a Response