Guna Biayai Pendidikan Anak Serda Tukino Berjualan Nasi Goreng

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA—Serda Tukino, Babinsa Punya Usaha Sampingan Berjualan Nasi Goreng untuk Biayai Pendidikan Anak. Ada banyak jalan untuk mencari rezeki halal asal kita mau berusaha, seperti itulah prinsip Serda Tukino anggota Koramil 15/Rakit Kodim 0704/Banjarnegara, sambil menggoreng nasi pesanan pelangganya, Senin (4/02/2019).

Semua orang tua pasti menginginkan anak mereka untuk dapat hidup sukses. Kita semua sepertinya sudah sering mendengar cerita mengenai betapa orang tua berusaha bekerja keras agar sang anak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi membuat nasib keluarga menjadi lebih baik nantinya. Hal itulah yang selama ini juga dilakukan oleh sosok Serda Tukino sosok prajurit dalam kesederhananya.

Mendengar namanya saja mungkin sudah banyak yang tahu bahwa pria ini sehari-hari menjalani profesi sebagai seorang Tentara. Pekerjaan Tukino sepertinya memang termasuk yang diimpikan banyak orang, namun siapa sangka sang bapak Tentara satu ini memiliki kegiatan sambilan yang dia kerjakan disaat senggang setiap malam dengan Istrinya Supri Haryani (40).

Mungkin kita semua jarang mendengar cerita tentang Tentara yang membuka bisnis kuliner . Apalagi yang secara langsung turun lapangan tanpa bantuan pegawai atau asisten hanya dengan Istri. Sosok Serda Tukino bisa dibilang langka karena dia justru memilih berjualan nasi goreng di daerah Purbalingga tepatnya depan kantor Pertanahan, Jl Mt Haryono Purbalingga JawaTengah.

Menurut  SerdaTukino dirinya baru menggeluti bisnis nasi goreng ini kurang lebih dua tahun lalu.

Pria kelahiran Kebumen ini mengaku berjualan nasi goreng dimulai buka jam 16.00 wib, tutup pukul 22.00 wib, karena memang disesuaikan dengan jadwal tugasnya sebagai Tentara.

" Apabila lagi ada tugas piket atau tugas luar sang istri saya yang menggantikanya, sehingga tidak mengganggu tugasnya" Ujar Serda Tukino.

Serda Tukino berjualan nasi goreng demi biayai pendidikan kedua anaknya, Bagus Anjas dan Farda Azza. Pria yang sehari-hari menjalankan tugas Babinsa di Koramil 15/Rakit, Banjarnegara.

Serda Tukino mengemukakan bahwa untuk membiayai anaknya yang pertama kuliah di  Sekolah Tinggi Managemen Informatika dan Komputer Amikom Purwokerto semester 6 dan yang kedua di SMU kelas 1, tidak cukup bila dia hanya mengandalkan gajinya sebagai seorang tentara. Karena itu dia memiliki ide untuk berjualan nasi goreng. Prinsipnya adalah asalkan pekerjaan itu halal, maka kita tidak perlu malu untuk melakukannya.

Alasan serdaTukino memilih nasi goreng sebagai ladang sampingan usaha karena dia memang sangat menggemari masakan nasi goreng dan juga hobi memasak. Untuk membuat nasi goreng seenak sekarang, bapak dua orang anak ini beserta istri awalnya belajar secara otodidak dan sering melakukan exsperimen farian dan sekarang farian nasi gorengnya bertambah, 

"Menu nasi goreng ayam, kambing, pela ati, mawut pete. Selain itu terdapat juga menu andalan  Nasi goreng kambing pete. Harga perporsi Rp 14.000 yang biasa dan Rp 25.000 yang spesial, " ungkapnya.

Dalam semalam Serda Tukino membutuhkan 2 kg beras untuk berjualan, atau setara dengan 30 porsi. Sedangkan untuk akhir pekan, kebutuhannya bisa meningkat dua kali lipat.

Meskipun waktu istirahatnya berkurang namun pria kelahiran tahun 1970 ini tetap semangat untuk berjualan karena memang sangat didukung oleh keluarganya. Anak-anaknya juga mengaku sama sekali tidak malu memiliki seorang ayah tentara yang berjualan nasi goreng. Lagi-lagi Serda Tukino berhasil membuktikan bahwa ada banyak jalan mencari rejeki yang halal asalkan kita mau berusaha. Demi sang anak, ayah ini akan terus berusaha sekuat tenaga.

Sementara itu Danramil 15/Rakit Kapten Arh Rahmun mendukung kegiatan anak buahnya yang memanfaatkan waktu untuk usaha dagang.

" Asal usaha tersebut tidak mengganggu tugas dan halal saya mengapresiasi usaha serda Tukino, dan menjadi inspiratif " kata Danramil.*(javi PAP,andi,hen)

sam

No comment

Leave a Response