Gara-Gara Jual sapi, Dua Muslim India Meregang Nyawa

 

Matamatanews.com-JIHAR—Hanya gara-gara jual beli sapi,dua warga Muslim di India  kehilangan nyawa. Kedua Muslim itu digantung oleh pengikut Hindu radikal yang dikenal kerap mensucikan sapi. Menurut surat kabar Hindustan Times, seperti dilansir Reuters Arabic pada Ahad (20/03)silam, dua jasad warga Muslim itu ditemukan di daerah Atihar, provinsi Jihar, Jumat lalu (18/03). Kondisinya mengenaskan, dengan leher tergantung di pohon.

Setelah ditelusuri ,kedua jasad mengenaskan itu bernama Madzlumun Al-Anshar (32) dan anaknya Imtiyaz Khan (13). Selama ini Anshar dikenal sebagai pedagang sapi dari distrik Balomat, yang dalam beberapa bulan terakhir kerap terjadi aksi kekerasan antara umat Islam dan pengikut Hindu hanya karena masalah sapi.
Di India,seperti diketahui sapi dianggap sebagai titisan dewa sehingga tidak bolh disakiti, apalagi dipotong.

Mereka memperlakukan sapi layaknya titisan tuhan. Penghilangan nyawa oleh pengikut Hindu radikal terhadap dua warga Muslim itu,memicu kemarahan warga Muslim lainyya. Mereka turun ke jalan memprotes pihak berwenang untuk menangkap pelaku pembunuhan. Bentrokan sempat terjadi, mengakibatkan lima anggota polisi luka-luka.

Menurut pengakuan polisi,pihaknya berhasil meringkus lima tersangka terkait pembunuhan itu, dan kini tengah masih terus dilakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. “Sampai saat ini, kami belum mengetahui keterkaita pelaku dengan kelompok Hindu esktrem. Kami masih melakukan pendalaman,”papar polisi setempat,memberi keterangan.

Konflik Hindu – Muslim di India  memang dalam beberapa bulan terakhir cukup meningkat angkanya, dan kebanyakan korban Muslim hanya karena mengonsumsi daging sapi.”Sebenarnya angka kejahatan bisa ditekan bila penegak hukum konsisten dalam menjalankan fungsinya sebagai aparatur negara,yaitu tidak berpihak. Dan peningkatan eskalasi kekerasan terhadap Muslim oleh Hindu radikal bisa ditekan bila pemerintah India bersikap tegas,” jelas Salim, salah seorang warga Jihar,India.

Meningkatnya eskalasi kekerasan dan kejahatan terhadap warga Muslim oleh pengikut Hindu radikal,sebenarnya tak lepas dari peran pemerintah yang cuek  seakan tidak peduli. Dan sejumlah sumber di India menyebutkan,setelah dipimpin pemerintahan baru,seluruh peraturan di India dibuat lebih menyudutkan Muslim,terutama menyangkut soal sapi. Akibatnya, seluruh aktivitas kekerasan yang dilakukan para pengikut Hindu radikal seakan mendapat restu dan pembenaran atas perbuatan mereka  menargetkan para pengonsumsi sapi.Terlalu ! (SM Akbar/Reuters)

 

sam

No comment

Leave a Response