Festival Tari Remo dan Yosakoi di Surabaya Sedot Perhatian Publik

 

Matamatanews.com,SURABAYAMeski bukan untuk pertama kalinya festival tari Remo dan Yosakoi digelar di Surabaya,Jawa Timur.Namun, aura kemeriahannnya tetap melekat dan menyita perhatian pengunjung. Festival ini terselenggara berkat kerjasama antara dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya dan Pemerintah Kota Koci,Jepang serta Konsulat Jenderal Jepang yang ada di Surabaya.

Festival kali ini diikuti 23 delegasi di antaranya dari  Universitas 17 Agustus ,Surabaya, dan sejumlah Sekolah Menengah Atas dan beberapa sanggar tari yang ada di Surabaya maupun dari Kota Koci,Jepang. Meski ajang tahunan kali ini dihelat di Balai Pemuda Jl.Gubernur Suryo No.15 Surabaya, pada Minggu (7/8) itu tidak dikutip biaya,namun mampu menarik animo ratusan pelajar,mahasiswa dan masyarakat.

“Tujuan diadakan festival  sebagai upaya untuk pembelajaran bagi anak2 muda untuk semakin giat berlatih tari remo maupun yosakoi agar bisa ada pertukaran budaya dan melestarikan tarian tradisional kedua negara” terang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya, Wiwiek Widayati, merangkap Ketua Panitia

Tarian Remo merupakan tarian tradisional indonesia yang biasanya di adakan untuk penyambutan tamu agung, sedangkan tarian Yosakoi adalah tarian tradisional jepang tepatnya di daerah koci dalam menyambut panen raya.Antusiasme warga Surabaya terhadap event ini sangat tinggi, hal itu terlihat dari banyaknya pelajar dan mahasiswa serta masyarakat yang hadir tidak beranjak hingga acara  berakhir.

 “Kesemua ini untuk mempererat kerjasama kota Surabaya denga kota Koci,Jepang, banyak remaja yang belajar tari Yosakoi . Begitu pula orang Jepang belajar tari Remo.Tahun depan Insya Allah orang Jepang akan menari tari remo “ kata Dra.Wiwik Widayati menutup perbincangan dengan matamatanews.com (Nizam/Parlin.S)

sam

No comment

Leave a Response