Festival Kopi Purbalingga 2019 "Mayuh Ngopi Maning " Kembali Digelar

 

Matamatanews.com, PURBALINGGA - Komunitas Ruang Kopi Purbalingga kembali mengadakan Festival Kopi Purbalingga ke 2 yang berlangsung dari tanggal 8-10 November 2019 di GOR Guntur Darjono Purbalingga. Festival kali ini diadakan sebagai ajang pertemuan bagi para pecinta, pegiat dan penikmat kopi di Purbalingga dan sekitarnya yang bertujuan membangkitkan kembali kejayaan kopi di masa lampau. Tak kurang dari 30 stand kopi ikut meramaikan festival yang digadang gadang dapat menyumbang peningkatan perekonomian masyarakat Purbalingga ini.Ketua Komunitas Ruang Kopi Purbalingga Ashari mengatakan helatan kali ini adalah yang ke 2 setelah penyelenggaraan festival yang sama di bulan Desember 2018 silam.

" Festival kopi Purbalingga yang pertama berlangsung saat peringatan hari jadi Kota Purbalingga tahun lalu. Kali ini adalah yang ke dua diharapkan mampu membangkitkan kejayaan kopi Purbalingga yang pernah jaya di Karesidenan Banyumas saat itu, " kata Ashari.

Ashari menambahkan kejayaan kopi Purbalingga pernah terjadi kala Purbalingga masih bernama Kadipaten Kertanegara. Saat itu menurutnya, kopi Purbalingga menjadi penyumbang terbesar kebutuhan kopi di Banyumas.

" Lambat laun pesona kejayaan menurun, hingga puncaknya 2 - 3 tahun lalu kopi kita beranjak mengalami kenaikan. Hal ini ditandai dengan tumbuhnya kedai kopi yang pada tahun 2016 sebanyak 6 kedai, tahun 2017 bertambah 17 kedai, dan sekarang hampir 40 kedai kopi tersebar di wilayah Purbalingga, " ucapnya.

Melihat kondisi ini menurutnya, para pelaku kopi dari hulu sampai hilir sepakat  untuk mengadakan 'perayaan' melalui festival kopi, dengan harapan yang disajikan adalah kopi dari tanah Purbalingga dan pelaku kopi dari Purbalingga juga.

Sementara Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi  dalam sambutan pembukaan festival kopi Purbalingga menyatakan, atas nama Pemerintah Daerah dirinya mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Ruang Kopi Purbalingga ini.

" Merupakan suatu kolaborasi yang bagus antara Pemkab dengan para pecinta, pegiat dan penikmat kopi Purbalingga. Diharapkan kegiatan serupa bisa terselenggara dari tahun ke tahun, " ungkapnya.

Dyah Hayuning Pratiwi menambahkan saat ini kopi Purbalingga tengah berkembang, dilihat dari pecinta, penikmat kopi yang semakin banyak.

" Kita ingin kopi Purbalingga bangkit kembali setelah kejayaannya pada masa lampau. Festival ini disamping sebagai ajang kopi lokal diharapkan nantinya mampu bersaing di tingkat nasional, setidaknya bisa membangkitkan perekonomian kota Purbalingga, " harap bupati.

Acara pembukaan festival kopi Purbalingga diakhiri dengan ikrar para pegiat kopi Purbalingga dilanjutkan seduh dan minum kopi bersama Bupati. (hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response