The FED Penguasa Dunia dan Perbankan

 

Matamatanews.com,JAKARTA—Ganjang-ganjing dunia perbankan dan fluktuasi nilai dolar terhadap rupiah di Indonesia rupanya tidak lepas dari peran tangan-tangan penguasa keuangan dunia di belakangannya. Tahun 1914, Presiden Amerika Serikat, Wodrow Wilson, menandatangani keputusan yang kemudian disesalinya,yaitu mengizinkan Federal Reserve atau lazim disebut The Fed untuk menjadi satu-satunya lembaga yang berhak mencetak uang dolar Amerika Serikat.

Memang tidak masuk diakal dan tidak lazim yang dilakukan negara sehebat Amerika Serikat itu.Karena,The Fed bukan pemerintah dan bukan milik bangsa Amerika asli. Lembaga ini adalah perusahaan swasta murni milik miliuner Yahudi dari marga Rothschild. Dengan jatuhnya akad tersebut,maka The Fed resmi menjadi satu-satunya pengendali keuangan di Amerika Serikat. Bahkan,sebagian besar cadangan devis negara-negara di dunia menjadikan dolar Amerika serikat sebagai ukuran kekeyaan menggantikan simpanan emas. Wilson-pun menyesal setengah mati telah tergoda oleh skenario para miliuner zinois Yahudi itu.

“Saya adalah orang yang paling tidak bahagia. Saya menghancurkan negara saya.Sebuah bangsa industri yang besar ini dikontrol oleh sistem kredit. Sitem kredit kita terkonsentrasi. Pertumbuhan bangsa ini dan seluruh aktivitas kita berada di tangan segelintir orang. Kita telah menjadi pemerintah yang paling diatur, dikontrol, dan didominasi di dunia modern. Kita tidak lagi pemerintah yang memiliki pandangan yang beabs, pemerintah yang diakui, yang dipilih oleh suara mayoritas,melainkan pemerintah yang dikontrol oleh opini dan paksaan sekelompok kecil orang yang mendomininasi.”

Penyesalan Wilson itu bukan tanpa alasan. Sejarah membuktikan bahwa The Fed bentukan Rothschild telah melakukan praktik sual dalam bentuk sokongan dana-dana kampanye dan dana operasional pemerintah berkuasa. Amerika Serikat terikat utang budi sangat besar terhadap Fed.

Sebenarnya Amerika Serikat bukan tidak berjuang untuk bisa lepas dari kontrol Yahudi  pada tataa pemerintahan dan ekonomi mereka. Seorang John F Kennedy pernah bertekad dan mengumumkan secara terbuka mengeliminirkan hak Fed dan bermaksud mengembalikan hak pencetakan uang kepada negara. Namun  sayang, ia ditembak mati sebelum impiam itu terwujud.

Banyak orang menduga bahwa motif pembunuhan itu terkait erat dengan tekad mulia presiden paling populer di Amerika Serikat ini. Alasan JFK memerintahkan untuk mencetak uang Amerika sendiri adalah agar rakyat Amerika tidak lagi harus membayar bunga (pajak ilegal) kepada The Federal Reserve atas penggunaan uang kertas cetakan The Fed yang dikuasai oleh Rothschild atau bapak pembangunan yahudi ini.Keputusan ini akan merugikan Rothschild triliunan dolar dalam setahun. Hal itu otomatis membuat hilangnya pemasukan sektor pajak yang dibayar oleh rakyat Amerika untuk membayar bunga pinjaman uang dolar. Para presiden,politisi dan politisi sebelumnya juga sudah banyak mempengatkan bahaya penyerahan hak cetak dolar dan hak pendistribusiannya kepada bankir swasta.

Tetapi,suara-suara itu lenyap oleh kekuatan zionis.pada tahun 1937, parlemen Amerika mengajukan tuntutan impeachment atau tuduhan terhadap anggota dari Dewan Federal Reserve. Mereka para agen Federal Reserve dan para manajer dari Departemen Keuangan Amerika Serikat, dituduh telah melakukan kejahatan luar biasa dan penyalahgunaan wewenang,termasuk pencurian lebih dari US$ 80 juta pertahun selama lima tahun dengan total US$ 400 juta..Namun, impeachment ini kandas di tengah jalan akibat kuatnya para pelobi zionis di tubuh gedung Putih dan gedung Kongres atau Capitol Amerika.

Ada dugaan bahwa penembakan kepada Presiden Ronald reagan juga terkait dengan keinginannya untuk mreformasi sistem pencetakan dolar Amerika. Faktanya setelah kasus penembakan yang gagal membunuhnya itu, tidak terdengar lagi keinginan untuk melanjutkan reformasi keuangan itu. Karena kuatnya pengaruh Yahudi dalam sistem pengendalian dolar Amerika atau dunia, membuat Henry Ford atau manufakturis mobil modern pertama di dunia ini mengatakan, “ Barangkali ada bagusnya rakyat Amerika pada umumnya tidak mengetahui asal-usul uang. Sebab, jika mereka mengetahuinya, saya yakin esok pagi akan timbul revolusi.”. Oh begitu...(samar/berbagai sumber/konspirasi dunia)

 

 

 

 

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response