FBI Tangkap Pria Terduga Pembocor Kode NSA

 

Matamatanews.com, WASHINGTON DC – Seorang kontraktor Badan Keamanan Nasional (NSA-National Security Agency) diamankan oleh FBI, pelaku ditangkap karena diduga mencuri kode rahasia yang digunakan untuk meretas jaringan komputer negara lain termasuk Rusia dan Cina.

Dilansir The New York Times sejumlah sumber keamanan mengatakan, seperti Edward Snowden, pria itu bekerja untuk perusahaan konsultan Booz Allen, yang mengerjakan berbagai operasi siber sensitif yang dilakukan NSA. Pada 2013, Edward Snowden membocorkan lebih dari 1,5 juta dokumen terkait program pengawasan yang dilakukan NSA, termasuk terhadap warga negara Amerika Serikat.

Berdasarkan dakwaan yang dikirim ke pengadilan pada Agustus silam, dan dibuka pada Rabu (5/10/2016), kontraktor itu bernama Harold T Martin III dari Glen Burnie (51), Maryland. Martin ditangkap saat bekerja untuk Departemen AS setelah kontraknya dengan NSA berakhir, didakwa mencuri properti milik pemerintah dan memindahkan dokumen-dokumen rahasia tanpa izin.

27 Agustus lalu, Martin ditangkap dikediamannya, berdasarkan informasi seorang tetangga, saat itu puluhan agen FBI yang mengenakan seragam militer dan bersenjata lengkap menyergak rumah Martin dan membawa pria itu dalam keadaan telah di borgol. dari dokumen yang ada di pengadilan, di kediaman Martin FBI menemukan ribuan halaman dokumen yang sebagian besar berstatus rahasia. 

Selain dokumen-dokumen rahasia itu, FBI juga menemukan puluhan unit komputer serta  berbagai peralatan elektronik di kediaman dan mobil pribadi Martin. Masih berdasarkan dokumen di pengadilan, berbagai instrumen digital itu mengandung "banyak terabytes" informasi. FBI juga mendapatkan sejumlah informasi rahasia yang sudah diunggah ke dunia maya, termasuk sejumlah kode komputer.

Namun setelah satu bulan penangkapan itu, pemerintah terkait tidak bisa menetapkan apakah Martin telah membocorkan rahasia, menyerahkannya ke pihak ketiga atau hanya sekedar mengunduhnya. Dalam kasus ini banyak pertanyaan pemerintah AS yang membelit Martin, seperti kapan dan bagaimana pemerintah mengetahui hal ini serta kapan pemerintah yakin bahwa Martin telah mencuri informasi NSA.

Belum diketahui pasti apakah kasus ini memiliki keterkaitan dengan kebocoran kode rahasia NSA yang dilakukan kelompok bernama “Shadow Brokers”. Hal lain yang belum terungkap juga terkait peran Martin dalam serangkaian kebocoran di NSA, termasuk yang terkait dengan Jepang, Jerman dan negara lain yang dipublikasikan Wikileaks. [Did/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response